Contact Us

lebih takut hal tidak penting dari pada Tuhan

sudah lama dapet edaran doa pemilik HP di grup WA.... dan teringat lagi hari ini dengan membaca berita2 perilaku buruk umat yang mengaku sebagai muslim.

di doa pemilik HP tersebut, ada ungkapan.....
ketika kita sholat... lalu hp berdering/bergetar.... hilang khusyuk kita... dan setelah sholat... buru2 kita buka hp... lihat siapa yang telp/ sms....
tapi ketika kita mainan hp.... jangankan buru2 wudlu... dan pergi ke masjid.... denger aja... mungkin ngak peduili... dan bilang ntar aja....
(termasuk saya...mudah2an diampuni dosa2 saya)

dan jika mereka ditanya... lebih penting mana.... HP atau sholat..... tentu saja mereka faham dan mampu menjelaskan pentingnya sholat....
dan siapa yang mereka takuti... tidak jelas juga.... karena siapa yang telp/sms/wa/bbm ..... bisa siapa saja.... dan urgentcynya... jelas tidak ada... paling juga iklan.... atau mungkin pacar yang tanya sudah sholat atau belum....

dari hal itu kemudian sayah berkaca dengan perilaku umat. dan mencoba memahaminya.....
ternyata memang hampir mirip.....
umat islam diindonesia rata2.... berperilaku seperti itu....
mereka tidak segan2... meminta suap.... korupsi... berperilaku buruk lainnya.... karena mereka takut terhadap manusia. takut mereka tidak bisa terlihat hebat, malu mobilnya cuma mobil second, ngak mau dilihat miskin....

ketika orang2 itu dalam forum resmi ditanya tentang pengetahuan agama..... sayah yakin mereka bisa menyebutkan hampir semua hal setara dengan buku kutbah jum'at....

dan rasa takut kepada siapa...? malu pada siapa...? ngak mau kelihatan miskin oleh siapa...?
juga ngak jelas.... karena orang dasarnya memang melihat pada hartanya... bukan pada orangnya....
dan itu juga sekilas saja..... paling juga orang bilang... wah kamu hebat beli mobil baru lagi.... terus habis itu.... lupa....

sama sms dari iklan... terlihat kamu penting sampai di sms.... padahal sms iklan... ke semua orang..... habis itu.... ngak penting....

padahal jika kita dengar dari para ustadz dan da'i maupun mubhalig.... perhitungan dan pencatatan dari Tuhan..... dilakukan dan disimpan terus sampai hari pembalasan....
bahkan beberapa hal dibayar tunai sebagian di dunia....

kita bagi2 sembako untuk dilihat orang.... dengan nekat korupsi milyaran.... mungkin akan membuat orang2 mengelu-elukan dalam setahun atau dua tahun.... setelah kita ngak ngasih sembako lagi.... masih ada yang ingat.... ada... tapi hanya segelintir dan itu juga hanya mengingat....
apalagi sampai ketangkap kpk..... orang malah takut dan menjauh dari kita....

bayangkan jika kita bagi2 sembako.... dengan niat Ikhlas.... dan dari rejeki yang halal....pahala dari Allah ... akan berlipat ganda... tercatat... dan catatan itu bertahan sampai hari pembalasan..... setahun atau 2 tahun.....???? jauh lebih.....
dan Allah akan membalasnya baik ketika susah maupun senang..... pas ditangkap polisi.... dijebak oleh saingan.... Allah buka jalan untuk kita selamat....

Wallahu Alam

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori