Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

ngadorakakeun batur

sayah masih ingat bapak sayah menasehati sayah untuk bukan hanya "tidak berbuat dosa" tetapi juga jangan " ngadorakakeun batur".
jika ditilik dari segi arti dalam bahasa Indonesia, ngadorakakeun batur bisa diartikan membuat orang lain berdosa.

apa maksudnya dengan membuat orang lain berdosa. ternyata hal2 yang kita anggap wajar, bisa membuat dosa.
bisa juga dosa kecil yang kita buat, ternyata.... bikin masalah besar dan dosa bagi yang lain.
contoh yang mungkin pernah ditonton oleh banyak orang adalah dalam film Mr bean on vacation.
dimana dalam film tersebut, mr bean seenaknya mencabut "steker" untuk peralatan alat ledakan dalam sebuah syuting iklan.
mr bean sendiri tidak menyadari steker yang dia cabut dan dipakai untuk men"charge" baterai handycam. menyebabkan syuting jadi kacau balau. ini menyebabkan sang sutradara marah2. bahkan ketika sudah dipasang lagi, malah meledak ketika saat tidak tepat, dan menyebabkan sutradara dan beberapa orang celaka.

contoh lain adalah, di jalan raya, tiba2 pengendara motor menyalip seenaknya dicelah sempit, yang menyebabkan pengemudi lain banting setir dan ngerem mendadak. dan terjadilah kecelakaan beruntun. pengendara motor itu mungkin tidak tahu bahwa tindakannya menyebabkan masalah besar.

contoh2 diatas menunjukan bahwa seringkali, karena ketidaktahuan atau pengabaian kita, membuat orang berdosa, membuat orang berbuat salah dan dosa, bahkan menjerumuskan orang ke dosa besar. lalu apakah kita menanggung dosa yang dibuat oleh orang tersebut kita ikutan dosa atau tidak....?
sejujurnya sayah belum memahami hal ini, belum pernah juga membaca secara khusus dalam ayat Al Quran maupun hadist mengenai ini.
namun ada hal yang menarik dalam pencarian pemahaman ini, ternyata perilaku yang "ngadorakakeun batur" adalah perilaku utama dan pekerjaan syetan. memang sudah menjadi pekerjaan dan harapan syetan sehingga manusia berbuat dosa.

maka janganlah kita mengikuti langkah2 syetan, sesungguhnya itu membuat kita tergelincir, seperti peringatan Allah dalam ayat2 Al Quran berikut ini:


Wahai orang-orang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan karena sesungguhnya setan itu bagi kalian adalah musuh yang nyata (TQS al-Baqarah [2]: 208)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS An Nur [24]:21)

Wallahu a'lam

Komentar

  • Setuju teman. Kata itu sepadan dengan "Janganlah menjadi batu sandungan bari orang lain". Batu sandungan yang membuat orang lain celaka. Hendaknya kita lebih berhati-hati dalam bertindak dan bersikap. Terimakasih
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori