free hit counter Bir Jawa, Minuman Kesukaan Raja Yogyakarta — Forum Bebas Indonesia

Bir Jawa, Minuman Kesukaan Raja Yogyakarta

[align=center]590628_1_ind_ID_bir_jawa_large-2912605106772075092_jpg.png

[/align][align=justify]Di Yogyakarta, ada minuman tradisional. Namanya bir jawa. Meskipun namanya bir, minuman ini tidak membuat mabuk, lo. Istimewanya lagi, minuman ini kesukaan raja Yogyakarta.
Kalau kamu ke Yogyakarta, mungkin kamu tak akan melewatkan Keraton, Malioboro, Borobudur, dan Prambanan. Di sana kamu juga mungkin akan mencicipi gudeg, bakpia, geplak, atau yangko. Bagaimana dengan bir jawa? Sudah pernah kah kamu mencicipinya?
Dari Sultan Hamengku Buwono VIII
Minuman yang memiliki buih-buih di permukaannya ini persis bir, tetapi sama sekali tidak memabukkan. Bir jawa merupakan salah satu minuman tradisional Yogyakarta. Minuman ini sudah ada sejak Sri Sultan Hamengku Buwono VIII memerintah. Pada masa pemerintahannya (1921-1939), orang Belanda yang tinggal di Yogyakarta suka minum bir. Bir itu minuman beralkohol. Warnanya kuning dengan busa di atasnya. Orang Belanda minum bir untuk menghangatkan badan.
Dari minuman itu Sultan Hamengku Buwono VIII punya ide untuk membuat minuman penghangat badan, tapi tidak beralkohol. Itulah bir jawa.
Ramuan Aneka Rempah
Bir Jawa terbuat dari berbagai macam rempah. Yaitu, bunga cengkeh, kayu manis, serutan kayu secang, jahe, kapulaga, daun serai, daun pandan, jeruk nipis, dan gula pasir atau gula batu.Semua bahan ini direbus. Setelah berwarna kemerahan, air rebusan ditambah air jeruk nipis, lalu disaring hingga ampasnya tertinggal. Setelah dingin, air rebusan tadi dikocok, lalu dituangkan ke dalam gelas. Hasilnya? Taraaa … minuman berwarna kuning dengan buih-buih cantik yang ada di bagian atas gelas. Benar-benar mirip bir yang sesungguhnya. Ssst… katanya buih-buih itu bisa bertahan selama 5 jam, lo!
Di Restoran
Seperti kita ketahui, rempah-rempah merupakan bahan jamu yang punya khasiat alami mengobati berbagai penyakit. Tak heran bila kita minum bir jawa, badan akan terasa segar. Anak-anak seperti kita pasti tidak dilarang minum bir ini. Memang, sih, minuman ini hanya dijual di restoran tertentu. Yaitu restoran yang menyajikan makanan tradisional Yogyakarta atau makanan khas keraton. Harganya pasti lebih mahal dari minuman yang dijual di tukang angkringan. Tetapi, selagi berkunjung ke Yogyakarta, menikmati minuman kesukaan raja-raja Yogyakarta, hmm… harus dicoba. Jadi kalau ke Yogyakarta jangan lupa mencicipi bir jawa, ya!

Lanjut TKP[/align]

Comments

Sign In or Register to comment.

Welcome to FORUM!

If you want to take part in the discussions, sign in or apply for membership below!