PINDAH AGAMA

20 Ribu Warga Aceh Pindah Agama
24 September 2011



Banda Aceh - Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 20 ribu warga Aceh pindah agama dari Islam ke non-muslim.

Data mengejutkan ini disampaikan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar yang menjadi khatib salat Jumat di Mesjid Lamgugup, Syiahkuala, Banda Aceh, Jumat (23/9).

Wagub menyatakan data sekitar 20 ribu warga Aceh telah pindah agama itu kini sudah berada di pemerintah.

“Kami memiliki data berupa nama dan alamat mereka semua. Namun kita tidaklah harus salahkan mereka (karena berpindah agama), melainkan kesalahan pribadi dari diri kita masing-masing yang tidak lagi menjadikan agama sebagai bagian dari kehidupan kita,” sebut Muhammad Nazar dalam khutbahnya.

Menurutnya, kebanyakan warga yang pihak agama tersebut adalah kaum muda dari berbagai suku dan kabupaten di Aceh, terutama di perbatasan. Modus kepindahan agama sejumlah warga Aceh itu didominasi melalui status perkawinan.

Dijelaskannya, banyak warga non-muslim yang berpura-pura masuk Islam kemudian menikahi wanita atau pria warga Aceh. Setelah memiliki anak, warga tadi kembali memeluk agama asal dan meminta istri atau suami ikut serta dengan alasan cinta.

”Modus ini terulang berulang di Aceh. Namun karena kita sendiri (warga Aceh) sibuk berpecah-belah serta melupakan dasar dari agama Islam, sehingga persoalan itu terabaikan,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, sekarang ini sakralitas agama Islam di Aceh juga mulai hilang. “Provinsi Aceh kini dikenal di nusantara karena pemarah serta aksi premanisme. Bukan lagi karena Islam yang mengajarkan lemah lembut kepada saudara seimannya,” papar dia.

Parahnya lagi, tambah dia, posisi agama sekarang menjadi nomor dua di Aceh setelah politik. Dengan politik, orang mau melakukan apapun, seperti memfitnah, menudung orang lain kafir, serta membunuh.

”Padahal, perilaku ini sangat dilarang sejak dulu oleh Rasulullah SAW. Semua prilaku ini bukanlah ajaran Islam, namun kini dipraktekkan di Aceh,” katanya.

Di akhir khotbah Jumat, Muhammad Nazar meminta jamaah untuk kembali memperkuat uhkuwah islamiyah serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan bernegara.

”Jika ini mulai hilang. Maka, jangan salahkan tindakan anak cucu kita nantinya jika mereka mencari agama baru selain Islam,” katanya.





PERTANYAANYA BERHUBUNG ACEH MENETAPKAN HUKUM SYARIAH.....KIRA2X MENURUT HUKUM SYARIAH APA HUKUMNYA ORANG2X YANG MURTAD??? SEMOGA SYARIAH BISA DITEGAKKAN DI ACEH SEHINGGA SAYA BISA GELENG2X KEPALA BIN TRIPPING :NGAKAK: :TOP: :COOL:
«1

Comments

  • Qisas dong Bang? bakalan ada pembersihan nih.. 20.000 warga aceh dipenggal kepalanya karena murtad :no:
  • :think:

    Ane juga pengen tahu nih syariat Islam yang diterapkan di Aceh itu.
    Pemerintah setempat berani gak melaksanakan isi dari Qonum tersebut, terutama yang murtad itu.
  • mungkin hukum syariah juga bisa dinego :ngakak: nonton ajalahhh anee :cool: :D
  • Kalau hitungannya benar, 10 tahun 20.000 orang, tiap tahunnya kurang lebih sekitar 1.000 orang. Bisa dikatakan mulai tahun 2002 dengan jumlah penduduk sebesar 6.066.040 dan 1.000 penduduknya pindah agama, kurang lebih sekitar 0,02%, sedangkan di tahun 2011, yang pindah agama 1.000 orang dari 4.953.262 orang sekitar 0,02%.

    Prop Nanggroe Aceh Darussalam terbagi dalam 23 Kabupaten/Kota yang dengan jumlah penduduknya berbeda, kalau kita asumsikan bahwa 1.000 orang pindah agama tersebar dalam 23 kabupaten/kota berarti 1.000 orang : 23 kabupaten/kota, kurang lebihnya sekitar 40-an orang yang pindah agama dalam satu kabupaten/kota, tidak cukup signifikan dan dalam tingkatan wajar, sebagai contoh jumlah penduduk dewasa (tidak termasuk bayi, balita dan ABG) di Pidie sebesar 426.191 orang.

    Kita ketahui penerapan hukum syariat di Aceh melalui UU no. 44 tahun 1999 dan UU no 18 tahun 2001 yang diberlakukan di ACeh hanya sebatas pada pakaian wanita, zinah, judi dan mabuk saja, tidak pada hukum syariat Islam yang lain, jadi apa yang diharapkan bro arlnov jauh panggang dari api.

    :cool:
  • [size=large]Ya mungkin mereka yang urban itu lebih enjoy di tempat yang baru mereka kenal, dan mungkin sudah bosen dengan yang lama....
    Bagaimana TU[size=x-small]h[/size]AN arnov ???[/size]
  • aksan99 wrote:
    Qisas dong Bang? bakalan ada pembersihan nih.. 20.000 warga aceh dipenggal kepalanya karena murtad :no:

    Ane siap -Insya Allah- jadi algojonya

    Tapi sayang...

    @big2besar said: "hukum syariat di Aceh melalui UU no. 44 tahun 1999 dan UU no 18 tahun 2001 yang diberlakukan di ACeh hanya sebatas pada pakaian wanita, zinah, judi dan mabuk saja, tidak pada hukum syariat Islam yang lain,"

  • QANUN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
    NOMOR 11 TAHUN 2002
    TENTANG
    PELAKSANAAN SYARIAT ISLAM
    BIDANG AQIDAH, IBADAH DAN SYI’AR ISLAM

    Pasal 5
    (1) Setiap orang berkewajiban memelihara aqidah dari pengaruh
    paham atau aliran sesat
    (2) Setiap orang dilarang menyebarkan paham atau aliran sesat
    (3) Setiap orang dilarang dengan sengaja keluar dari aqidah dan atau
    menghina atau melecehkan agama Islam.




    BAB VIII
    KETENTUAN PIDANA
    Pasal 20
    (1) Barang siapa yang menyebarkan paham atau aliran sesat
    sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (2) dihukum dengan
    ta’zir berupa hukuman penjara paling lama 2 (dua) tahun atau
    hukuman cambuk di depan umum paling banyak 12 (dua belas)
    kali.
    (2) Barang siapa yang dengan sengaja keluar dari aqidah Islam dan
    atau menghina atau melecehkan agama Islam sebagaimana
    dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3) akan dihukum dengan hukuman
    yang akan diatur dalam qanun tersendiri.

    Pasal 21
    (1) Barang siapa tidak melaksanakan shalat jum’at tiga kali berturutturut
    tanpa uzur syar’i sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat
    (1) dihukum dengan ta’zir berupa hukuman penjara paling lama 6
    (enam) bulan atau hukuman cambuk di depan umum paling
    banyak 3 (tiga) kali.


    udah diatur tuh ndinn di 2002 tapi kurang jelas bentuk hukumannya hihhihihi
  • arlnov wrote:


    PERTANYAANYA BERHUBUNG ACEH MENETAPKAN HUKUM SYARIAH.....KIRA2X MENURUT HUKUM SYARIAH APA HUKUMNYA ORANG2X YANG MURTAD??? SEMOGA SYARIAH BISA DITEGAKKAN DI ACEH SEHINGGA SAYA BISA GELENG2X KEPALA BIN TRIPPING :NGAKAK: :TOP: :COOL:

    Gak usah dipenggal, entar juga mati sendiri dengan sekarat yg amat menyakitkan . . . . . . ..
  • Mr. NeoBee wrote:

    Gak usah dipenggal, entar juga mati sendiri dengan sekarat yg amat menyakitkan . . . . . . ..

    lohhh katanya hukum syariah mau tegakk......masa gara2 hanya sejumlah itu bisa dinego sihh :)
  • arlnov wrote:

    lohhh katanya hukum syariah mau tegakk......masa gara2 hanya sejumlah itu bisa dinego sihh :)

    Menegakkan syariah tidak sesederhana itu ndan . . . . kalo kasus aceh sih menegakkan syariah banci, alias setengah setengah jadi sebenarnya syariah belum tegak . . . .
  • wew,....neh yang murtad...!!
    ntar di azab Auloh....
    baru tau loe...!
  • wew,....neh yang murtad...!!
    ntar di azab Auloh....
    baru tau loe...!

    mereka ngga murtad juga dapat tsunami.... mungkin murtad untuk hijrah dari yg awalnya dikutuk menjadi diberkati
  • arlnov wrote:

    mereka ngga murtad juga dapat tsunami.... mungkin murtad untuk hijrah dari yg awalnya dikutuk menjadi diberkati

    Bukannya karena diadakan perayaan natal -pertama kalinya di Aceh-??? :think:
  • Iya itu dia Nov...ane bilang juga apa, masih hanya sebatas pakain, judi, mabuk dan zinah saja yang jelas penerapan hukumannya, mungkin masih terbentur dengan UUD 1945 dan adat istiadat setempet, kalee...jadi masih kurang berani. Ntar deh kalau ane jadi Gubernur sono ane tunaikan harapan ente, gimana setuju ???

    :cool:
  • Tsunami tuh karena pergeseran lempeng, bukan karena murtad ato perayaan natal. toh daerah lain yang jelas2 ngerayain natal tiap tahun, deket pantai, mayoritas non-muslim juga kagak kena tsunami. Mau disebut adzab, musibah, atau ujian, yang jelas pasca tsunami dunia non-muslim pun ikut membantu. Cobaan sebenarnya ada disitu nih...
  • aksan99 wrote:
    Tsunami tuh karena pergeseran lempeng, bukan karena murtad ato perayaan natal. toh daerah lain yang jelas2 ngerayain natal tiap tahun, deket pantai, mayoritas non-muslim juga kagak kena tsunami. Mau disebut adzab, musibah, atau ujian, yang jelas pasca tsunami dunia non-muslim pun ikut membantu. Cobaan sebenarnya ada disitu nih...

    Apa lupa dengan pulau mentawai yg mayoritas nasrani, habis diterjang Tsunami ?? . . . . atau Amerika yg habis diterjang tornado ???? . :peace:
  • ^
    ^
    ^
    Kagak lupa kok... intinya kan yang namanya bencana bisa menimpa sapa aja kagak peduli dari agama apa, sekte apa, bangsa apa, semua kagak bisa menolak klo Allah dah kasih bencana. Namun diatas semua bencana tersebut ada beberapa yang bukan karena Allah semata: Kelapaparan di Somalia akibat krisis politik-nya, Krisis Politik dan Keamanan di banyak negara Arab, genocide di Sudan dan Sudan selatan, dsb nya.
  • aksan99 wrote:
    ^
    ^
    ^
    Kagak lupa kok... intinya kan yang namanya bencana bisa menimpa sapa aja kagak peduli dari agama apa, sekte apa, bangsa apa, semua kagak bisa menolak klo Allah dah kasih bencana. Namun diatas semua bencana tersebut ada beberapa yang bukan karena Allah semata: Kelapaparan di Somalia akibat krisis politik-nya, Krisis Politik dan Keamanan di banyak negara Arab, genocide di Sudan dan Sudan selatan, dsb nya.

    :agreed:
  • PecasNdahe wrote:

    Bukannya karena diadakan perayaan natal -pertama kalinya di Aceh-??? :think:

    ohhh baru tau ane,kalo yg di maksud dgn Non-Muslim itu yg ngerayain Natal :grin:
    ohhh baru tau ane,kalo yg kena Tsunami di Aceh itu,karna ngerayain Natal :grin:

    Sebenci2nya anda dengan Kristen, semoga masih ada rasa kemanusiaan untuk mengasihani mereka para korban...
    ane khawatir,lantaran ente beranggapan Tsunami terjadi karna perayaan pertama x di aceh, ente jd ilang rasa kemanusiaan nya... :grin:
  • ^
    ^
    ^
    Jangan2 tsunami dulu gara2 SBY waktu kepilih jadi presiden lupa kagak selamatan...?? :think:

    :ngakak:

    Bang Gibas.. sekedar klarifikasi aja nih.. Islam sebagai ajaran kagak ada doktrin untuk "membenci" atau melakukan kekerasan terhadap umat agama lain, sesama manusia, bahkan makhluk hidup apapun. Bukan juga ajaran yang membuat pemeluknya menjadi asosial dan melupakan nilai2 kemanusiaan. Ane rasa berlaku untuk semua agama juga.
    Saya sangat mengagumi sosok Paus Yohanes Paulus II yang notabene "non-muslim" dengan sikap tegasnya mengecam invasi AS ke Iraq dan Afghanistan (medio 2002-2004). Menurutnya perang adalah kejahatan melawan kemanusiaan, meski dengan dalih penanggulangan terorisme sekalipun.
    Pertanyaan mudah aja, Lebih islamis mana Paus Yohanes Paulus II yang menolak invasi, dengan Pemimpin Turki dan Kelompok Aliansi Utara (yg notabene adalah negara muslim) yang jelas2 menyediakan pangkalan untuk AS dalam invasi tersebut?
  • Bang Aksan:

    Tenang bang, Saya adalah salah satu member yg sejak pertama masuk ke FBI,yang juga mengajak semua temen untuk tidak serta merta menilai suatu agama berdasarkan apa yg di lakukan umat nya....

    Kita semua adalah manusia, terlepas dari apa agama yang kita anut, jangan sampai kita melupakan rasa kemanusiaan kita.

    itu saja,bang aksan...

    yah,kalo ternyata niat saya salah... saya minta mangap :blah:

    yunomi sowel lah
  • setahu saya masyarakat aceh itu cukup unik coba aja baca dulu buku karangan snouck hurgronje, awalnya saya kurang percaya terhadap buku dia tapi ketika saya berada di sana ternyata banyak juga kebenarannya.

    salah satu sebab kenapa cewek sana lebih suka kawin dengan orang luar adalah karena perempuan di sana yang bekerja di sawah dan laki kebanyakan di kedai kopi. Kalo di banda aceh saya tidak melihat itu dan ketika saya berada di sanapun saya sudah tidak ada waktu lagi untuk ngurusin itu, tapi coba lihat di daerah pedalaman seperti di aceh pidie misalkan. Pacar saya aja tangannya jauh lebih kasar dari saya padahal dia dari kalangan bangsawan, perempuan di sana yang mencangkul di sawah dan laki-laki kebanyakan nongrong di kedai kopi dan belanja ke pasar.

    Kenali dulu karakteristik masyarakat di sana :)
  • solobug wrote:
    setahu saya masyarakat aceh itu cukup unik coba aja baca dulu buku karangan snouck hurgronje, awalnya saya kurang percaya terhadap buku dia tapi ketika saya berada di sana ternyata banyak juga kebenarannya.

    salah satu sebab kenapa cewek sana lebih suka kawin dengan orang luar adalah karena perempuan di sana yang bekerja di sawah dan laki kebanyakan di kedai kopi. Kalo di banda aceh saya tidak melihat itu dan ketika saya berada di sanapun saya sudah tidak ada waktu lagi untuk ngurusin itu, tapi coba lihat di daerah pedalaman seperti di aceh pidie misalkan. Pacar saya aja tangannya jauh lebih kasar dari saya padahal dia dari kalangan bangsawan, perempuan di sana yang mencangkul di sawah dan laki-laki kebanyakan nongrong di kedai kopi dan belanja ke pasar.

    Kenali dulu karakteristik masyarakat di sana :)

    Masuk akal juga, mungkin bosen dg tradisi yg terlalu extrem untuk kaum prempuan, parah kalau memang begitu kejadiannya...........
  • uday wrote:

    Masuk akal juga, mungkin bosen dg tradisi yg terlalu extrem untuk kaum prempuan, parah kalau memang begitu kejadiannya...........

    Apalagi dengan penerapan syariat islam yang kaku ndan cenderung patriarkhis ndan.. akibatnya ya bias gender, didukung dengan--mungkin--perilaku laki2 setempat yang ogah bekerja keras dan cenderung santai.
  • adat perkawinan di sana kalo gak salah harus ada mas kawin emas kalo bahasa sana namanya mayam, 1 mayam = 3,5 gram emas (koreksi kalo salah). jadi ada nego antara pihak laki sama perempuannya berapa mayam mereka sepakati.

    Setelah menikah sang suami tinggal dan dibiayai mertua sampai punya anak 2 atau usia perkawinan 2 tahun, mungkin ini juga yang membuat laki-laki di sana jadi keenakan.

    Tapi ini untuk di beberapa tempat, karena daerah aceh sendiri terdiri dari beberapa suku

  • sundul lagi aaaahhh... :blah:

    beragama adalah bukan semata mata soal Tuhan, surga neraka, namun juga tentang kenyamanan. Tidak juga melulu persoalan benar atau salah.
  • Religiusitas yg terbang ketika dibakukan dalam lembaga
Sign In or Register to comment.

Welcome to FORUM!

If you want to take part in the discussions, sign in or apply for membership below!