Contact Us

UGM Rintis Kolam Budi Daya Ganggang Ulva

UGM Rintis Kolam Budi Daya Ganggang Ulva


20110728094854ganggang-ulva.jpg
Ganggang ulva


Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta merintis kolam percontohan budi daya rumput laut jenis ganggang ulva di Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kegiatan itu ditujukan untuk melakukan konservasi biodiversitas ganggang ulva yang selama ini oleh masyarakat sekitar telah diolah menjadi kripik, yang diberi nama `keripik ulva`," kata Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Retno Peni Sancayaningsih, di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, Fakultas Biologi UGM dulu memulainya dengan mengajak masyarakat membuat keripik ulva, tetapi konservasinya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Padahal, Fakultas Biologi UGM juga bertanggung jawab untuk menjaga konservasi tersebut.

"Kami sudah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ganggang ulva, tetapi masih menyisakan sedikit masalah. Salah satunya adalah masyarakat yang belum tahu cara memanen ganggang itu melakukannnya dengan cara mencungkil," katanya.

Akibatnya, ganggang yang sudah dicabut tidak mudah tumbuh lagi di pinggir karang pantai. Padahal, ganggang itu tumbuh pada awal musim hujan dan baru bisa dipanen pada akhir musim hujan.

Ia mengatakaan, dengan adanya kolam budi daya ganggang ulva itu diharapkan bisa menjaga konservasi tanaman biodiversitas yang ada di pantai Gunung Kidul. Potensi alam itu jika dikelola secara bijaksana akan memberikan manfaat kepada komunitas pesisir.

Dalam pengembangan kolam budi daya ganggang ulva tersebut Fakultas Biologi bekerja sama dengan Program Magister Manajemen (MM) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UGM.

"Ke depan, untuk kegiatan konservasi biodiversitas daerah di pesisir akan menggandeng kerja sama dengan Universitas Charles Darwin, Australia, dan Universitas Kyong San, Korea Selatan dalam pengembangan biologi kelautan," katanya.

Wakil Direktur Bidang Akademik dan Penelitian MM UGM Wakhid Slamet Ciptono mengatakan, perintisan kolam percontohan budi daya ganggang ulva merupakan aplikasi konsep pembelajaran pengarusutamaan etika dalam setiap kegiatan pendidikan dan pengajaran kepada mahasiswa.

"Konsep pembelajaran yang mengedepankan nilai moralitas etika akademik, etika sosial, dan etika lingkungan itu diajarkan pada setiap pemberian mata kuliah. Jadi, kami tdak hanya fokus pada bidang ekonomi, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan sosial budaya," katanya.

Komentar

  • Ga tau ya .... ko ane melihatnya sebagai " Gengsi " aja....
    Ganggang di Buat " Kripik " bukankah malah menjadi BESAR PASAK DARI PADA TIANG .....
    Lain Halnya bila Penelitian itu memfokuskan diri pada Farmasi Kelautan .... yang tentunya Nilai Ekonomisnya menjadi lebih tinggi .... semoga ane salah .....
  • kaagak salah2 amat sih... :D

    sebenarnya potensi kelautan kita sangatlah besar, bukan hanya dari sektor perikanan laut aja, namun juga pariwisata laut dan budidaya biota laut yang lain semaca,m ganggang dan rumput laut. sebagai contoh, ane pernah ke wakatobi di Sulawesi Tengara. penduduk pesisir dulu bekerja sebagai nelayan penangkap ikan, baik ikan untuk konsumsi maupun ikan hias. namun pola penangkapan yang salah justru merusak terumbu karang di wakatobi, hingga keindahan wakatobi sebagai taman laut yang indah berkurang. akhirnya penduduk mulai membudidayakan rumput laut dan ganggang sebagai pengganti menangkap ikan. dan ternyata hasilnya jauh lebih besar daripada pekerjaan mereka sebagai nelayan tangkap. :)

    memang untuk kawasan di luar jawa terbatas dengan pengolahan, karena industri pengolahan gangang dan rumput laut masih terbatas di Jawa saja. namun apabila mulai didirikan industri, minimal industri setengah jadi atau bahan mentah, yakin deh, bisa membantu pendapatan nelayan daipada sekedar tangkap ikan. apalagi solar kan tinggi harganya, biaya berburu ikan pastinya naik juga
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori