Contact Us

Polling Presiden RI

Tahukah anda siapa nama nama yang telah pernah menjabat sebagai President Republik Indonesia? Dibawah ini telah saya tuliskan satu persatu agar anda megetahuinya. Semoga tulisan yang sedikit ini akan bisa mengingatkan anda tentang urutan atau susunan nama nama Presiden yang telah pernah memimpin Indonesia tercinta.

Presiden Ir. Soekarno
Mulai menjabat 18 Agustus 1945 sampai 19 Desember 1948

Presiden Syafruddin Prawiranegara
Mulai menjabat 19 Desember 1948 sampai 13 Juli 1949

Presiden Soekarno
Mulai menjabat 13 Juli 1949 sampai 27 Desember 1949

Presiden Soeharto

Mulai menjabat 22 Februari 1967

Presiden Baharuddin Jusuf Habibie
Mulai menjabat 21 Mei 1998

Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur)
Mulai menjabat 20 Oktober 1999

Presiden Megawati Soekarnoputri
Mulai menjabat 23 Juli 2001

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Mulai menjabat 20 Oktober 2004 sampai sekarang

[size=large]NB. Nah maka dari itu, saya akan adakan polling siapa kira- kira Presiden yang paling di suka oleh FBIer ini, vote dan berikan alasannya, terima kasih..[/size]
:applause::applause:
«1

Komentar

  • saya vote alm.soeharto aza ndan....kerasa banget damai dan tentramnya...kagak kaya presiden2 sebelumnya...maklum saya cuma rakyat biasa yg gak tau politik...taunya cuma urusan perut dan kedamaian :)
  • bagi saya cukup Bung Karno aja deh.. :)
    saya salut dg ucapan beliau, "Beri aku seribu orang, dan dengan mereka aku akan menggerakkan Gunung Semeru. Beri aku sepuluh pemuda yang membara cintanya kepada Tanah Air, dan aku akan mengguncang dunia".
  • Ane sebenarnya demen banget sama soekarno cuma ane ndak ada di era itu... cuma dapet ilmu dari sekolahan dan dari beberapa cerita orang2 dulu.. karena ane lahir th90 mulai dari soeharto sampe sby orang yang berkharisma tinggi dengan bahasa lisan terbaik kedua setelah soekarno jadi ane pilih sby.. itu pilihan ane dan pendapat ane:cool:
  • Klo ane pilih Gus Dur gan
    karna hanya Gus Dur yg brani pecat menteri dan maki2 DPR
    Saludd to Gus Dur (alm)

    :good::good::good::good:

    :fbi:
  • sebenarnya saya pilih Pak Harto...

    cuma, di voting ini saya pilih gusdur aja...
    :)




    :cool:
  • [size=large]coba kita cermati ini:[/size]
    Syafruddin adalah orang yang ditugaskan oleh Soekarno dan Hatta untuk membentuk Pemerintahan Darurat RI (PDRI), ketika Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditangkap pada Agresi Militer II, kemudian diasingkan oleh Belanda ke Pulau Bangka, 1948. Syafruddin menjadi Ketua Pemerintah Darurat RI pada 1948.

    Atas usaha Pemerintah Darurat, Belanda terpaksa berunding dengan Indonesia. Perjanjian Roem-Royen mengakhiri upaya Belanda, dan akhirnya Soekarno dan kawan-kawan dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta. Pada 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan Presiden Sukarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua kabinet. Serah terima pengembalian mandat dari PDRI secara resmi terjadi pada tanggal 14 Juli 1949 di Jakarta.

    [size=large]dengan keterangan itu, jelaslah.. bahwa Sjarifuddin Prawiranegara bukanlah Presiden..
    Beliau sendiri pun menolak disebut sebagai Presiden.. baca ini:[/size]
    ketika negara dalam kondisi genting, pada 1948 karena para pemimpinnya, termasuk Soekarno dan Muhamad Hatta ditangkap dan diasingkan ke Bangka, Syafruddin yang asli putera Banten itu, diberi mandat oleh Presiden Soekarno untuk membentuk pemerintahan darurat.

    Pada 19 Desember 1948, Syafruddin yang waktu itu menjabat Menteri Kemakmuran pun melaksanakan mandat itu dan membentuk PDRI, dan dia menjadi ketuanya. Syafruddin tidak menamakan dirinya presiden.

    Dalam buku berjudul Presiden Prawiranegara yang ditulis Akmal Nasery Basral, Syafruddin menolak disebut sebagai presiden, walaupun waktu itu menjadi kepala pemerintahan dan "memiliki" sejumlah menteri sebagai pembentu dan penglima perang.

    Pada halaman 3 buku tersebut, Akmal menuliskan percakapan antara Kamil Koto dengan Syafruddin:

    "Jadi, Pak Syaf adalah presiden yang menggantikan Bung Karno?" tanya Kamil Koto.

    "Tidak persis begitu. Secara tugas memang iya, tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai Ketua PDRI, bukan Presiden PDRI," kata Syafruddin Prawiranegara, menjawab pertanyaan Kamil Koto.

    sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/11/05/23/lllxl6-menunggu-pengakuan-bagi-syafruddin-prawiranegara-sebagai-presiden-ri-kedua

    [size=large]baca juga ini:[/size]
    Pernyataan sejarawan dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Marwan Adam yang menyatakan Sjafruddin Prawiranegara dan Mr Assaat layak disebut mantan presiden, dimentahkan oleh sejarawan senior asal Sulawesi, Anhar Gonggong.

    Sejarawan yang juga pengajar agama dan nasionalisme di Pascasarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI) ini menilai, Sjafruddin dan Mr Assaat tak layak disebut sebagai mantan presiden. "Kondisi ketika itu, hanya menyatakan bahwa Sjafruddin memimpin pemerintahan darurat. Tidak ada istilah kepala negara," urai Anhar Gonggong ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (15/8).

    Dalam perjalanan bangsa Indonesia, pernah terbentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), 22 Desember 1948-13 Juli 1949. PDRI dipimpin Sjafruddin Prawiranegara. Soekarno dan Hatta saat itu, 19 Desember 1948, ditangkap Belanda; dan sempat rapat serta memberikan mandat kepada Sjafruddin untuk membentuk pemerintahan sementara. "Jadi, bukan mandat sebagai kepala negara, tetapi hanya memimpin pemerintahan darurat," kata Anhar.

    sumber: http://pdri.multiply.com/journal/item/5/Sjafruddin_dan_Mr_Assaat_Bukan_Presiden
  • Soekarno
    Syafruddin P
    Soeharto
    BJ. Habibi
    Gus Dur
    Megawati

    Sayang sekali, 6 periode diatas ane g milih dan walaupun ikut merasa bbrp kepemimpinan presiden, ane blm ngerti politik.. :D
    Sby.. :think:
    Sayangny ane golput ktk sudah mempunyai hak suara.. :(
    Jadi, golput.. :blah:

    Alm. Gus Dur.. :think:
    Golput aj deh.. :blah:
  • saya golput :blah:

    cuma sedikit ramuan aja : kepemimpinan yang berani melawan barat seperti sukarno, mempunyai jiwa kepemimpinan yang cerdik seperti suharto, mempunyai ilmu seorang teknokrat seperti BJ habibie, dan humoris seperi gusdur......ada ga ya? :blah:

    yang 2 terakhir?....alah kaga dah :grin:

    mengenai syafrudin saya setuju seperti TR :blah:....bukan berarti pak turut :nono:
  • Gak ada yang saya suka :bad:

    Golput ajah deh :)
  • buset....yang milih suharto sampai detik ini lebih banyak :grin:....
  • Soekarno sama GusDur balapan.. :D
    Ayo SBY, kejar Soeharto (kalo bisa) :peace:

    Coba dia bisa tegas kayak Soeharto, harusnya sih ini kesempatan yg baik 2 periode.
    Meski Soeharto "kata orang" jahat, tapi dia punya VISI.
    Pelita dan Repelita adalah Misinya yg tulus.
    Untuk mewujudkan visi tsb, mesti tetep otoriter pada beberapa kasus.
    Apalagi kalau gangguan bisa menyerang si MISI, maka mesti wajib otoriter atau jadi :raid:

    Kalau sekarang SBY, otoriter kagak? lambretta juga jalan :grin:

    Sayangnya aja para anak buahnya dan anak-anaknya Soeharto yg kurang ajar..
  • Ane Vote, Mbah Harto
    Di jamannya Si Mbah mch bisa merasakan beli Bakso cuma ditukar dekan minjemen kursi ma Tukan Baksonya :grin:
    miayam 2000, Rokok 1slot diganti beras,telur 1/4 plus Mi goreng :P :P :P
  • Thread yg menarik perlu di sticky ....

    Kalau menurut ku cuma Pak Karno dan Pak Harto yang tepat di masa nya ...
    Memang sih tidak ada yg sempurna bagi seorang manusia atau tidak punya kesalahan, tp visi dan misi mereka bisa mensejahterakan rakyat.

    Tapi saya lebih suka dgn BJ Habibie krn gak paham politik dan jujur :D
  • gw pilih pak harto dan gus dur....
    tp krn kepemimpinan Gus Dur cm sebentar jd gw vote nya ke pak Harto...
  • pak Soekarno :top:
    pak Soeharto :top:
    pak Habibie :top:

    SBY :ban:
  • ane golput juga deh....

    cz setiap orang kan punya hak masing² ;)
  • Yupz,Pak harto punya misi dan Visa............sedangkan yg laen???palagi presiden terakhir ini,duh bener-bener membuat kacau negara saja
  • semua punya kelebihan dan kelemahan :

    Soekarno : Orang yang paling tepat diawal berdirinya bangsa ini, beliau punya peranan besar dalam pembangunan pondasi bangsa ini dan sangat berjasa meyakinkan daerah untuk bergabung dengan NKRI. Kelemahannya adalah realisasi dari visi-visi beliau yang tidak jalan. Beliau terus mendengungkan jargon nasionalisme dan revolusinya padahal padahal waktu terus berjalan dan jaman telah berubah dan rakyat butuh makan, mungkin beliau lebih baik mundur ketika sudah melewati 10 taun kepresidenannya.

    Soeharto : Dengan gaya pragmatisnya beliau bisa mengantarkan bangsa ini ke tempat lebih baik, tapi kelemahan beliau sama dengan pendahulunya : terlena dengan kekuasan dan lebih parah lagi melakukan pembiaran dan memfasilitasi keluarga dan kroninya. Seandainya beliau tidak maju lagi jadi presiden tahun 78 atau 82, mungkin rakyak akan mengenang beliau sebagai pahlawan

    BJ. Habibi : orang yang sangat demokratis dan mampu mengantarkan bangsa ini ke tempat lebih baik ketika dalam transisinya, kelemahannya karena demoktratisnya beliau dengan naifnya menyetujui referendum di timor leste padahal PBB aja menyarankan 10 tahun kemudian. Beliau adalah orang jenius tapi kurang dalam kepemimpinan, ada baiknya beliau tetap menjadi ilmuwan sama seperti Albert Einstein dulu yang menolak jadi pemimpin Israel.

    Gus Dur : Mampu mengembalikan tentara kembali ke barak dan membuat istana negara menjadi istana rakyak dan mulai merintis pemerintahan kita menjadi lebih modern, kelemahan beliau terlalu banyak memberi statemen yang mengejutkan sedangkan pernyataan seorang presiden akan mempengaruhi kondisi bangsa ini.

    Megawati : maaf saya belum melihat kelebihan beliau yang signifikan untuk menjadi seorang presiden, kelemahannya banyak.

    S B Y : mampu menyeimbangkan kebijakan yang populis tapi tetap menjalankan prinsip ekonomi negara yang seharusnya. Kelemahannya terlalu sering tebar pesona dan agak melodramatik. Tapi yang paling penting beliau adalah presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh mayoritas rakyat Indonesia.

    Opini saya adalah : Semua presiden kita adalah pemimpinyang sangat saya banggakan dan saya kagumi dan saya memilih semuanya kecuali ibu Mega.

    NB : katanya orang Indonesia itu paling pintar bikin komentar, mungkin saya juga yang termasuk didalamnya :blah:
  • Saya masih anak2 blm boleh ikut PEMILU

    Jadi sy golput aja deh ... :D
  • [size=x-large][align=center]6 -0 - L - P - U - 7



    :good: :good: :good:
    [/align][/size]
  • semua sama saja, cuma kadang kondisi yang membedakan..

    Soekarno merupakan penyatu bangsa,

    Soeharto merupakan presiden dimana jaman keemasan Indonesia, Beliau Lebih saya pilih karena TEGAS dan Berani, walaupun sisi negatif KKNnya tapi dimasa beliau pernah membawa Indonesia dizaman keemasan.

    BJ.Habibie merupakan presiden yang pintar dan nasionalis, akan tetapi pengalaman politik dan keputusan melepaskan timor leste yang menurut saya menjadi point paling buruk buat saya. Dulu, kemerdekaan Indonesia direbut satu persatu, daerah sabang sampai merauke, bukan pemberian. Hanya Habibielah orang yang mampu memberikan kedaulatan Indonesia. dan secara tidak langsung beliaulah yang membuat timbulnya gerakan2 kedepan seperti GAM, RMS, dll. Kesimpulannya Presiden Tergagal = HABIBIE

    Gus Dur, presiden reformasi. dimana Kebebasan dalam berpendapat di laksanakan dengan mutlak tanda batasan seperti sebelumnya. Yang saya salut dan saya bangga, Gusdur yang memberikan hari Imlek sebagai hari libur nasional. Sungguh ini merupakan kebanggaan kami sebagai salah satu anak bangsa Indonesia.

    Megawati, bukan tidak mendukung. Tapi saya melihat kemampuan beliau yang tidak seberapa. Beliau hanya menumpang nama besar Soekarno. Tidak ada yang bisa dibanggakan pada masa kepemimpian beliau.

    SBY, sebenarnya bagus akan tetapi kurang TEGAS. Tapi kita maklumi, beliau menerima kepemimpinan bukan dalam masa yang baik. Beliau terima negara indonesia dalam keadaan cukup kacau dimana korupsi meraja lela, saingan politik yang banyak. kalau kita berpikir kembali beliau adalah presiden yang tidak pada masanya. Beliau bisa memimpin mungkin pada saat indonesia sudah maju.

    Sekarang Indonesia memerlukan sosok pemberani dan TEGAS, yang mampu menumpas semua kekurangan korupsi dan semua jaringan2nya. Bukan cuma berucap kata saja, tapi yang benar2 mampu. Bukan yang hanya berucap di waktu kampanye tapi ternyata sama saja dengan yang sebelumnya.


  • natashia menulis:

    Sekarang Indonesia memerlukan sosok pemberani dan TEGAS, yang mampu menumpas semua kekurangan korupsi dan semua jaringan2nya. Bukan cuma berucap kata saja, tapi yang benar2 mampu. Bukan yang hanya berucap di waktu kampanye tapi ternyata sama saja dengan yang sebelumnya.



    Mungkin sosok alm. pak Ali Sadikin yang paling pas. Beliau orang keras kepala, tegas, punya visi dan lebih dari itu beliau orang yang jujur dan punya integritas. Sayang beliau telah berpulang, dan kalaupun masih hidup mungkin sudah terlalu sepuh untuk memimpin.

    Adalagi mungkin pak Sutiyoso yang lumayan keras kepala seperti ketika beliau ngotot bikin busway padahal yang menentang sangat gencar, tapi setelah terlaksana ternyata tindakan dia banyak manfaatnya dan banyak ditiru di daerah lain. Sayangnya beliau kurang punya kharisma dan tidak punya kendaraan politik yang memadai
  • Sy kagumi semua presiden kita kecuali sby ......
    Terlalu bergaya bak pahlawan memerangi korupsi kenyataan ga bisa, malah PD sendiri jadi sarang KKN

    Gw pilih polling ke pak harto


    :cool:
  • kemarin nggak ikut nyoblos krn ada tugas luar kota
    kayaknya soeharto lebih baik daripada sby deh :blah:
  • Jadi teringat anekdot lama mengenai sebab musabab jatuhnya para mantan presiden RI akibat tidak mengamalkan PANCASILA dengan baik dan benar.

    ini hanya anekdot yg berkembang dimasyarakat...jadi mohon maaf ini tidak bermaksud melecehkan ataupun menghujat...:top:

    Pak Karno : Sila ke 5 :"keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" adilnya gak sesuai porsi krn istri nya banyak banget :)
    Pak Harto : Sila ke 2 : "Kemanusian yang adil dan beradab" dianggap otoriter dan pelanggaran HAM
    Pak BJ Habibie : Sila ke 3 : "Persatuan Indonesia" lengser karena lepasnya Timor Timur dari NKRI
    Gus Dur : Sila ke 4 : "Kerakyatan yg dipimpin...dst" saking menggebunya reformasi jadi hanya bisa mendengarkan pembisik kiri kanan yang mengaku atas kepentingan rakyat
    Megawati : Sila ke 1 : "Ketuhanan YME" jatuh karena gak jelas Tuhannya siapa? (Banyak isu yg berkembang d masyarakat ttg agama apa yg dipeluk beliau)
    SBY....???? Kita tunggu bakal masuk sila keberapa dari PANCASILA :)

    :blah:

    Ini hanya anekdot yg berkembang dimasyarakat lho ya :blah:
  • menjawab pertanyaan atas ane...

    SBY melanggar semua isi Pancasila om....
    :blah:




    :cool:
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Iklan & Promosi Anda


Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori