Contact Us

Keanehan di Makam Gus Dur

Misteri Amblesnya Makam Gus Dur
Jum'at, 18 Februari 2011


Surabaya -- Pengasuh Pesanten Tebuireng Jombang Kiai Sholahuddin Wahid (Gus Sholah), Jum'at (18/2) mengatakan, makam mantan Presiden Kiai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, kembali ambles pada Selasa (15/2) lalu.

Amblesan ini merupakan kali sekian mengingat makam tersebut masih berupa tanah dan belum dilakukan proses pengkijingan (dicor)."Hujan sangat lebat tanahnya ambles biasa," kata dia.

Hanya saja, karena mengaku sedang berada di Jakarta, Gus Sholah tidak mengetahui secara pasti apakah amblesan ini sampai membuat kain kafan jenazah Gus Dur kelihatan. "Saya tidak tahu, hubungi saja Tebuireng," kata dia.

Saat ini beredar kabar mengenai jasad Gus Dur yang masih utuh. Kabar itu menyebutkan, pada Selasa lalu, hujan lebat membuat makam Gus Dur ambles dan gerowong hingga membuat kain kafan maupun jasad Gus Dur terlihat dan masih utuh.

Gus Sholah sendiri mengatakan, sebagai pengasuh pesantren dan penanggung jawab kompleks makam di Tebuireng, dirinya sudah perintahkan para santri untuk membenahi amblesan makam kakaknya itu. "Saya beberapa hari ini di Jakarta, coba tanya langsung saja ke Tebuireng," ujar Gus Sholah.

Dihubungi terpisah, salah satu pengurus pondok, Lukman Hakim membenarkan amblesan ini. Hanya saja dengan berbagai alasan, dirinya enggan bercerita apakah tanah makan yang amblas itu sampai membuat kain kafan dan jazad Gus Dur terlihat. "Saya tidak berani mas, takut, telpon romo kyai (Gus Sholah) saja," katanya singkat
«1

Komentar

  • Mulai lagi dah..

    hal mistis disangkut paut..


    :nono:
  • Kami kangen padamu Gus..
    Sosok netral penuh canda :(
  • Bo_JeSS menulis:
    Kami kangen padamu Gus..
    Sosok netral penuh canda :(

    Iya ndan, meski kontroversial beliau itu:yes::yes:
  • Justforfun menulis:

    Iya ndan, meski kontroversial beliau itu:yes::yes:

    walau sering tidak sepaham dengan beliau...

    tetapi tidak sedikit jasanya bagi kita :top:
  • H-peace menulis:
    gusduraryanti2.jpg
    ini foto jaman kpn yach ndan :think: ama sapa juga tuch :confused:
  • H-peace menulis:
    gusduraryanti2.jpg

    Bukan rahasia lagi, foto bisa direkayasa.
  • wah ternyata rekayasa ya :nono:
  • Kuburan ambles itu sudah biasa, karena tanah belum padat bener, terjadi di mana- mana kok hal yg kayak gini, ga perlu di besar-besarin lah.
  • uday menulis:
    Kuburan ambles itu sudah biasa, karena tanah belum padat bener, terjadi di mana- mana kok hal yg kayak gini, ga perlu di besar-besarin lah.

    setuju
  • JOMBANG | SURYA - Akibat guyuran hujan deras tiga hari berturut-turut, makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, ambles. Yang mengagetkan, kain kafan yang membungkus jasad Gus Dur masih utuh dan putih, sehingga diduga jasad cucu pendiri NU itu juga masih utuh.

    Hasan, seorang penjaga pos utama Ponpes Tebuireng, menyatakan peristiwa itu terjadi Selasa (15/2). Dia mengaku ikut menutupi lubang makam Gus Dur yang ambles dengan pasir dan tanah.

    Di bawah guyuran hujan deras, dia mengaku bersama empat orang, termasuk Zainul, anaknya, melihat sesuatu yang ganjil. “Kami melihat kain kafan Gus Dur masih terlihat putih. Tetapi saya tidak berani cerita, bukan wewenang saya,” kata Hasan, Jumat (18/2).

    Zainul, petugas keamanan pondok mengatakan, amblesnya makam Gus Dur terjadi siang hari saat pengunjung makam Gus Dur lumayan banyak.

    Kejadian itu pun membuat penghuni ponpes kelabakan. Mereka ramai-ramai melihat kejadian tersebut. Sebuah lubang akibat gerusan air menganga sehingga menampakkan kain kafan pembungkus tubuh tokoh yang dikenal dengan berbagai anekdotnya ini. “Subhanallah, kain kafan Gus Dur masih utuh. Putih bersih seperti baru,” kata Zainul, Jumat (18/2).

    Diungkapkan, kejadian itu pertama diketahui Waldi. “Namanya Pak Waldi, pedagang asongan yang biasa menjajakan VCD tentang Gus Dur,” imbuh Zainul.

    Menurut Zainul, Waldi melaporkan kejadian itu kepadanya yang saat itu kebetulan berjaga di pos utara (pos pintu keluar masuk peziarah). Zainul pun segera menuju areal makam.

    Selanjutnya, bersama beberapa orang dia menguruk lubang di makam itu dengan pasir dan tanah. Sementara penjaga dan pengurus pondok langsung membuat barisan menutupi lubang di pusara Gus Dur. Hal ini agar peziarah tak sampai mengambil gambar. Kabar itu sendiri terkesan disembunyikan oleh pengurus pondok lainnya.

    Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) membenarkan kejadian itu. Menurut adik Gus Dur ini, amblesan ini merupakan kali sekian mengingat makam itu masih berupa tanah, belum dilakukan pengkijingan (dicor). “Hujan sangat lebat, tanahnya ambles, biasa,” kata Gus Sholah ketika dihubungi, Jumat (18/2).

    Pasca amblesnya makam Gus Dur, keluarga besar mantan Ketua Umum PBNU itu menggelar rapat di Jakarta. Sholahul Am Notobuwono (Gus A’am), anggota keluarga Bani Hasyim membenarkan fenomena itu sedang dibahas dalam keluarga besar Bani Hasyim. “Sekarang saya lagi di Jakarta dan keluarga besar sedang membahas masalah amblesnya makam Gus Dur,” terang Gus A’am, saat dihubungi via ponsel, Jumat (18/2) sore.

    Ketua PC GP Ansor Jombang ini menginformasikan peristiwa amblesnya makam Gus Dur sengaja disembunyikan guna mencegah makin membludaknya peziarah ke makam cucu pendiri NU, KH Hasyim Asyari itu.

    Terkait amblesnya makam Gus Dur, menurut Gus A’am, sebenarnya telah direspons langsung oleh dua putri Gus Dur, dengan mengunjungi makam ayahandanya itu, Selasa (15/2) malam. Kedua putri Gus Dur yang ke Tebuireng itu Inayah dan Alissa Qotrunnada. “Mereka datang hanya beberapa jam setelah makam ambles,” kata A’am.

    Pengurus Ponpes Tebuireng Lukman Hakim membenarkan makam Gus Dur ambles, Selasa (15/2) lalu. “Yang saya tahu, itu terjadi Selasa, 15 Februari 2011 bertepatan Maulid Nabi,” kata Lukman, Jumat (18/2) sore. Saat itu peziarah membludak dan hujan turun cukup deras.

    Amblesnya makam, menurut Lukman, karena air yang jatuh dari atap pendopo makam yang terus-menerus menggerus tanah di atas pusara. “Padahal, tanah urukan Gus Dur itu tidak dilakukan pemadatan karena tidak ada yang berani melakukannya. Karena kepadatan tanah urukan kurang, maka saat tergerus air terus-menerus menjadikan makam ambles,” kata Lukman.

    Tapi dia tegas membantah jika amblesnya makam membuat jasad Gus Dur terlihat. “Kafannya saja tidak kelihatan, apalagi jasadnya,” tegas Lukman.

    Disinggung adanya saksi mata mengaku melihat hal itu, Lukman bersikukuh itu tidak benar. “Itu bohong, yang ngomong begitu jelas bohong,” kata Lukman.

    Yang jelas, untuk mengantisipasi terulangnya kejadian itu, makam Gus Dur kini dikelilingi tembok penahan sepanjang 11 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi sekitar 15 sentimeter. Proses pengerjaan hingga kemarin sore baru selesai 50 persen. “Ini agar air yang jatuh dari atap pendopo tidak langsung menggerus makam Gus Dur,” kata Lukman.


    http://www.tribunnews.com/2011/02/19/makam-gus-dur-ambles-kafan-masih-putih-bersih
  • Subhanalloh, hanya Alloh yang tau semuanya.
  • mudah mudahan orang orang tidak mengkultuskan gusdur karena peristiwa ini...
  • 5551272 menulis:
    mudah mudahan orang orang tidak mengkultuskan gusdur karena peristiwa ini...

    aamiin :)
  • lakon di tengah masyarakat absurd dan irrasional :D
  • 5551272 menulis:
    mudah mudahan orang orang tidak mengkultuskan gusdur karena peristiwa ini...
    Malakia menulis:
    5551272 menulis:
    mudah mudahan orang orang tidak mengkultuskan gusdur karena peristiwa ini...

    aamiin :)

    Aamiiin
  • Selain Utuh, Jasad Gus Dur Juga Bersinar


    Posted on February 19 2011

    by Berita jatim


    Jombang – Pasca amblesnya makam KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur, keluarga besar almarhum
    tokoh pluralis langsung menggelar rapat internal. Tidak ada yang tahu isi pembahasan rapat bani
    Hasyim tersebut. Namun dipastikan rapat ini tidak lepas dari amblesnya makam Gus Dur yang berakibat
    terlihatnya kain kafan yang masih bersih serta utuhnya jasad Presiden RI ke IV tersebut.
    Salah satu orang dekat keluarga besar bani Hasyim, Sholahul Am Notobuwono (Gus Aam) membenarkan
    jika fenomena langka itu sedang dalam pembahasan internal keluarga. “Saya sekarang lagi di Jakarta
    dan keluarga sedang bahas masalah amblesnya makam Gus Dur,” terang Gus Aam yang juga pengasuh
    ponpes Tambakberas ini, Jumat (18/2/2011).

    Gus Aam yang dihubungi via telepon ini juga mengatakan, permasalahan itu sengaja disembunyikan guna
    mencegah membludaknya kembali para peziarah ke makam Gus Dur.Tidak hanya itu, amblesnya makam
    Gus Dur yang bertepatan dengan peringatan maulid nabi, Selasa (15/2) lalu, menurut ketua PC.GP.Ansor
    Jombang ini sebenarnya telah direspon langsung dua putri Gus Dur.

    Inayah dan Alissa telah melihat mendatangi pondok pesantren Tebuireng beberapa jam pasca -amblesnyamail.google.com_30.jpg
    makam Gus Dur tersebut. “Mbak Inayah sudah datang ke Jombang, disusul Mbak Alissa,” tambah Aam
    mengakhiri pembicaraan.

    Kabar tentang kondisi jasad utuh serta kain kafan yang masih putih bersih ternyata telah tersebar ke
    seantero wilayah. Di kalangan Gusdurian (pengagum Gus Dur) meski masih sedikit terselubung, diakui
    jika fenomena yang menunjukkan sifat kewalian Gus Dur benar adanya.

    “Kami mendengar jika jasad mendiang Gus Dur tidak hanya itu, malah saat ambles, nampak sinar terang
    muncul dari dalam tanah yang memancar dari jasad beliau (Gus Dur). Dan satu lagi kabar ini sudah
    menjadi perbincangan hangat di Jakarta,” tutur Munasir Huda salah satu Gusdurian yang tinggal di
    wilayah Diwek ini.

    Namun bagi Huda, hal tersebut bukanlah satu kebohongan belaka jika melihat sepak terjang dan
    perjuangan Gus Dur selama ini. Ditambah kejadian amblesnya makam hingga terlihatnya jasad Gus
    Dur yang masih utuh bertepatan dengan peringatan maulid nabi. “Tuhan itu Maha Besar, kalau Tuhan
    berkehendak apa yang tidak mungkin bisa saja terjadi. Ini menunjukkan sifat kewalian Gus Dur kian
    kentara,” jelas Huda menambahkan.
  • [size=large]Gitu aja kok repot[/size]
  • duh, jangan sampai dikultusin ya...
    serem aku :(
  • Dengan adanya berita ini, pasti makin banyak nih yg ke makam beliau :blah:
  • 5551272 menulis:
    duh, jangan sampai dikultusin ya...
    serem aku :(

    :nono: suwerr,,ngga akan gw mah..
  • yah mudah2an amal dan ibadah beliau diterima di sisi ALLAH.
  • Ya makin banyak yang kemakam beliau...
    dengan tujuan ... minta rezeki ... minta ini ... minta itu ...
    Tanah kuburannya lah di comot, kembang kuburannya lah dicomot
    Ujung2nya Syirik...
    ...
    Tapi begitulah Indonesia...
    Acara televisinya mistik2 ga jelas, jin dimasukin kebotol lah.
    begitulah jadinya masyarakatnya
  • Mod .. tolong di gabung dengan berita sejenis... :)
  • ini nich gusdur memang mempunyai sifat kewalian dan pantes beliau di beri oleh Allah SWT anugerah bahwa kain kafannya bersih dan bersinar tanahnya :top:
  • ga ada percayan ya ....... lebay.
  • saya tidak percaya atas berita tersebut.

    kita doakan aja amal dan pahalanya diterima oleh ALLAh SWT
  • cm penasaran aja, klo jenazah masih utuh itu "katanya" menggunakan pengawet bener gak ya???

    "katanya" lo ya...:blah::peace:

Tinggalkan sebuah Komentar

Lepas gambar/berkas
Komentar yg tidak sesuai judul atau numpang iklan (tersembunyi), akan dihapus atau banned.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori