Contact Us

Pertempuran Terbesar Mike Matarazzo

1115324967_1329.jpg

Mike Matarazzo, binaragawan IFBB pro yang tinggal di Modesto, menjalani operasi triple bypass jantung di usia 39 setelah sebelumnya (5 Desember 2004) mengalami sesak nafas dan batuk cairan. 2 dari arterinya tersumbat, salah satunya tersumbat 90%. Operasi berlangsung 3 jam tanpa masalah. Mike ada di ruang ICU selama 2 hari, 24 jam sesudah operasi ia sudah bisa jalan dan bangun dari tempat tidurnya.

Banyak gosip beredar seputar penyebab penyakitnya, salah satunya yang paling santer di sebut adalah pemakaian steroids. Benarkah itu ? Mike adalah salah satu binaragawan IFBB profesional yang paling di sukai publik dan paling populer selama 1 dekade terakhir ini karena ciri khas nya yang terkesan arogan di atas panggung, terkenal dengan juluran lidahnya saat berpose (terutama pose most-muscular). Di gym dan dipanggung, Mike punya reputasi sebagai ‘prajurit tempur’. Diluar panggung, Mike adalah orang yang sangat rendah hati dan tidak sombong. Semua itu sangat menghibur publik, karenanya pantas rasanya kita mengikuti perjuangannya bertahan hidup. Berikut ini adalah liputan kisah kronologis lengkapnya, dimana anda bisa ambil kesimpulan sendiri.



Mike Matarazzo tak pernah menyangka bakal kejadian seperti itu. Selama beberapa bulan terakhir, sebelum tanggal 5 Desember 2004, Mike selalu susah nafas dan merasa bukan dirinya sendiri tiap kali latihan di gym, tapi kala itu Mike menganggap semuanya wajar saja dan dianggap sudah jadi bagian dari perubahan pola diet yang dilakukannya. Akibatnya Mike tidak latihan dengan gaya seperti yang biasanya. Sekitar 15 November 2004, Mike mulai merasa tidak enak badan, tapi Mike mengira itu hanya flu semata, karena cuacanya memang tidak bagus. Mike sempat ke dokter, dan mendapat pengobatan, tapi hanya sebatas itu saja. Mike berangsur membaik, kembali ke gym, memulai latihan kardionya seperti biasa.

Malam hari di tanggal 4 Desember, Sabtu tepatnya, Mike merasa dalam puncak stamina. Mike latihan, makan malam, lalu pergi tidur sekitar jam 11 malam dengan tunangannya. Tak ada yang luar biasa. Lalu sekitar jam 3 subuh, Minggu dini hari, Mike kembali tak enak badan. Ia bangun dan menyadari ada cairan air dan darah yang keluar dari hidung dan mulutnya. Ia bangun, lari keluar rumah, lalu meludahkannya. Saat itu juga Mike sadar cairan dan darah itu berasal dari paru-parunya, bukan dari perutnya. Mike menyangka semuanya gara-gara salah makan, jadi ia mengkonsumsi obat Tylenol agar memudahkannya tidur. Tapi tiap kali Mike merasa agak baikan dan mencoba tidur kembali, situasi kian tambah parah, dan Mike kini tak bisa nafas. Mike berusaha membuang cairan yang masih ada. Dari jam 3 subuh sampai 11 siang, Mike berusaha relaks, tapi tidak berhasil. Mike tak mau pergi ke rumah sakit karena ia tak mau menimbulkan gosip macam-macam pada publik, namun situasi tambah parah, kini ia merasa jantungnya berdetak sangat amat kencang, dan nafasnya tidak bisa mengimbanginya. Akhirnya, kepada tunangannya yang sudah sangat khawatir itu, Mike memintanya membawanya ke rumah sakit.

Mike masuk rumah sakit sekitar jam 11.30 Minggu pagi. Mike masuk ke ICU, dan sama seperti perlakuan prosedural lainnya, Mike tak perlu antri lama-lama saat Mike menulis di formulir soal kemungkinan masalah jantungnya, Mike langsung di cek tekanan darahnya, dan langsung dibawa ke bagian perawatan intensif. Detak jantung Mike kala istirahat adalah 177 per menit, atau 2 kali diatas normal. Dokter bilang Mike seharusnya langsung ke rumah sakit, bukannya menunda seperti sebelumnya. Para dokter mulai memasang berbagai selang dan alat pada tubuh Mike, seperti monitor jantung, infus, dll. Mereka memeriksa paru-parunya dan menemukan masih ada cairan didalamnya. Mike diberi nitroglycerin dan Lasix guna mengeluarkan cairan tersebut. Beberapa jam kemudian, Mike bisa lebih rileks, dan mampu bernafas normal lagi. Minggu malamnya, Mike menginap di rumah sakit dengan perawatan maksimal dan dimonitor terus.

Senin siang jam 1, Mike di uji dengan Angiogram dan sesudahnya langsung diberitahu jika tiga arterinya tersumbat, yang satu tersumbat 75%, dua lainnya tersumbat 100%, karenanya darah tak bisa mengalir. Satu-satunya alasan kenapa Mike tidak meninggal dunia adalah karena Mike punya level fitness diatas rata-rata orang normal kebanyakan, sehingga tubuhnya membentuk saluran darah kecil yang baru di sekitar jantungnya guna menghindari arteri yang tersumbat itu. Dokter juga berkata yang dialami Mike bukanlah serangan jantung, tapi Mike hanya tak dapat cukup pasokan darah ke jantung, jadi jantungnya tidak bisa bekerja maksimal seperti seharusnya.

Saat ahli bedah bilang ke Mike “Anda harus menjalani operasi bedah jantung”, Mike memandang ke dokter itu dan berkata “Apa anda tidak salah orang?”. Dokter memandang balik ke Mike dan berkata “Tak diragukan lagi. Anda butuh operasi triple bypass jantung dan musti secepatnya.” Itu terjadi di Senin siang. Operasi dijadwalkan di Rabu pagi.

Selasa adalah hari yang berat dan sangat membuat stress Mike. Tunangannya sampai ketakutan. Mike Cuma bisa berbaring di dipan, memikirkan soal nasibnya, hal-hal seperti “Kenapa musti saya? Saya adalah atlit dengan kondisi fisik yang prima.” Memikirkan kemungkinan Mike akan meninggal di usianya yang 39, sangat sulit bagi Mike menerima kenyataan. Mike membayangkan soal ayahnya yang sudah meninggal beberapa tahun lalu, dan kemungkinan Mike akan menyusul ayahnya. Ayah Mike tidak meninggal karena komplikasi jantung, tapi karena penyakit Parkinson. Karena stress, Mike sampai tak selera makan di Selasa siangnya.

Mike%20Matarazzo.jpg
Rabu paginya, sekitar jam 10, dokter masuk ke ruang bedah dan memulai operasinya. Mike di tusuk berbagai jenis infus. Satu di leher, dua di tangan, satu di kaki, dan beberapa kabel lainnya yang terhubung pada berbagai mesin elektronik lainnya. Semua rambut di badannya di cukur. Mike sangat gelisah, karenanya dokter memberi semacam obat guna menenangkannya. Mike sempat bilang ke dokter bius “Pastikan saya bangun dalam keadaan bagus, jadi saya tak perlu bangun dan melihat dada saya masih terbuka.” Segera setelah di bius, Mike langsung tak sadarkan diri.

Butuh 6 ½ jam untuk operasi. Dokter kemudian mengambil pembuluh darah dari kaki kirinya untuk di cangkokkan ke jantungnya. Menurut dokter, pembuluh darah kakinya itu cukup besar ukurannya menggantikan ketiga arteri jantungnya yang bermasalah itu, dan kata ahli bedah, Mike punya ukuran arteri terbesar yang pernah dilihatnya. Saat Mike mulai sadar di ruang ICU, nafasnya masih di bantu dengan mesin, ia masih tak bisa jalan, dan tak bakalan bisa, karena tubuhnya terikat didipan. Tapi kondisi Mike cukup sadar untuk melihat ke dadanya dan ia melihat ada 150 jahitan diatasnya. 4 jam sesudah operasi, dokter mencabut alat bantu nafas dari Mike. Mike kesakitan karenanya, tapi infus dari 5 titik yang berlainan pada tubuhnya segera memberi efek dan membuatnya agak baikan. Selama 2 hari pertama, Mike dipasangi tabung yang musti dibawanya kemana-mana. Tabung itu berasal dari dadanya guna menampung darah dan cairan yang keluar.

Setelah 2 hari di ruang perawatan intensif, Mike merasa cukup prima untuk jalan kaki ke ruangan umum publik. Senin sorenya, Mike mulai jalan-jalan di sekitar rumah sakit.

Seminggu setelah operasi, Mike baik baik saja dan menjalani diet ketat, kadang dibantu alat pernafasan guna memperkuat paru-parunya, dan jalan-jalan. Butuh minimal 6 minggu bagi Mike untuk mendapatkan kekuatannya secara penuh, dan lebih banyak waktu lagi agar dadanya sembuh total. Dada Mike kesakitan, mengingat Mike adalah pasien spesial, jadi dokter musti memotong banyak jaringan otot di dadanya dibanding orang biasa kebanyakan. Mike merasa dadanya memendek/mengencang, ia tak bisa mengangkat tangannya diatas kepalanya terlalu sering saat itu, karena memang susah. Jika Mike mencoba menaiki anak tangga terlalu cepat, Mike akan mudah kecapaian karenanya. Kata Mike, “Tolong jangan cerita hal-hal lucu yang bisa bikin saya ketawa, karena itu sangat menyakitkan dada saya.” Lucunya, Mike justru tertawa saat rekan-rekan yang menjenguknya berusaha tampil serius. Saat ini Mike tidak menganggap dirinya sebagai binaragawan lagi, karena saat ini Mike tengah berjuang mempertahankan hidupnya.

Berbagai reaksi dari para teman dan keluarganya sangat luar biasa. Semua orang (termasuk kita) mengenal Mike sebagai pria hardcore. Jatuh sakit atau terluka ? Tidak mungkin hal itu terjadi pada Mike, kurang lebih begitu reaksi mereka. Yang jelas, hari hari kompetisi Mike berakhir sudah. Satu-satunya rencana yang ada di benaknya adalah berusaha pulih seperti sediakala. Hal-hal lainnya menjadi tak terlalu penting lagi bagi Mike saat ini.

Bagi anda yang bilang jika Mike tidak ikut kontes selama 2 tahun terakhir sebelum kejadian, anda benar! 2 tahun lalu, Mike hendak ikut kontes IFBB pro, tapi dibatalkan 4 minggu sebelum harinya, padahal kondisi Mike sangat prima untuk kontes. Tahun lalu, 3 minggu sebelum Night of Champions, Mike mengalami cedera di pundak kanannya. Mike tak pernah menyesali kesukaannya akan binaraga. Malah Mike sendiri adalah binaragawan hebat, karena ia bersaing dengan binaragawan terbaik lainnya di planet ini. Kadang ia menang, kadang ia kalah. Yang paling berat bagi Mike adalah menerima kenyataan ia tak dapat ikut kompetisi lagi di olahraga ini. Seumur hidupnya, belum pernah Mike mencapai batas paling akhir dalam pembentukan fisiknya, setidaknya sebelum kejadian ini.

Pertanyaan utama : Apakah semuanya ini gara-gara steroids ? Tidak dapat dipungkiri lagi, steroids adalah salah satu penyebab utama kejadian tersebut, namun steroids tidak berdiri sendiri disini. Jika anda pernah ikut seminar dimana Mike menjawab sejumlah pertanyaan, Mike mengatakan, setiap kali anda memasukkan bahan kimia kedalam tubuh anda, maka anda mengambil resiko. Mike mengaku memakai steroids dalam dosis ringan, dan tidak memakai steroids kala off-season (tidak sedang dalam persiapan untuk kontes). Setiap tahunnya ada 360.000 orang yang menjalani operasi bypass jantung. Mike hanyalah salah satu diantaranya.

Selain steroids menjadi faktor, faktor lainnya adalah Mike punya kadar kolesterol jelek yang tinggi. Mike juga pakai drug anti kolesterol (Lipitor) sejak 1997. Pada saat kejadian, profile kolesterol bagus Mike adalah nol (steroids bisa menyebabkan hal semacam itu), dan itu sangat beresiko. Menurut Mike pribadi, kolesterol menjadi penyebab utama penyakitnya.

Faktor lainnya adalah diet yang dijalani Mike sejak 1990. Mike biasa makan daging merah 5 ½ pounds per hari dan pola makannya sangat tak terkendali kala itu. Faktor lainnya adalah stress. Mike adalah pria paling stress dibandingkan orang normal kebanyakan. Semakin stress seseorang, semakin jelek untuk arteri anda. Kombinasikan keempat faktor tersebut – steroids, stress, kolesterol, dan diet tak terkendali – semuanya akan menyebabkan penyumbatan arteri.

mike_matarazzo_00.JPG
Jika anda menyukai binaraga karena alasan kesehatan dan keindahan fisik pribadi, bukan karena uang hasil kontes dan kepopuleran di media, maka lupakan saja memiliki fisik seperti yang ada di majalah fitness kebanyakan, karena mereka semua hampir bisa dipastikan adalah pemakai steroids. Anda harus turunkan ekspektasi anda terhadap diri anda sendiri, dan harus lebih sering mendidik diri anda sendiri dengan banyak menyimak fisik macam apa yang bisa anda raih dengan cara natural. Steve Reeves, Vince Gironda, itu baru natural. Flex Wheeler, Mike Matarazzo, Ronnie Coleman, dan semua peserta Mr.Olympia adalah pemakai steroids tingkat wahid.

Mike berharap kelak bisa bekerja sama dengan majalah Flex dan menuangkan pengalaman pribadinya sebagai binaragawan profesional selama 15 tahun terakhir. Mungkin saja ia bisa mendidik binaragawan lainnya agar mau ikut medical checkup. Tak hanya Cuma tes darah tiap 6 bulan sekali (Mike tak punya masalah dengan test ini), atau test stress (Mike juga tak bermasalah disini), tapi juga menjalani test medis lainnya yang lebih mendalam (Mike tak melakukan hal ini).

Kita semua berharap hal terbaik terjadi pada Mike dalam upayanya rehabilitasi dirinya, dan tak diragukan lagi, kemungkinan besar kita akan melihat Mike ikut tanding di kontes segera, minimal tampil di seminar di Ironman Pro 2005, atau di acara Muscle Champ nya Shawn Ray, atau di seminar lainnya di masa mendatang.

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori