Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Ustadz Yusuf Mansur Kena Fitnah?

[size=medium]Ustadz Yusuf Mansur Kena Fitnah?[/size]
Sabtu, 15 Mei 2010, 16:09 WIB

ustadzyusufmansur100515.jpg


JAKARTA (CJDW-FBI) - Dai beken, Yusuf Mansur dilaporkan menipu warga, Sumarti. Wanita itu mengaku menderita kerugian sebesar Rp 10 miliar. Akibatnya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran itu dilaporkan ke Bareskrim Polri, Sabtu (15/5) siang.

Laporan penipuan itu bermula dari pengakuannya bahwa Yusuf Mansur menjanjikan bakal meminjamkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Sumarti. Syaratnya, Ibu dari Kamal Alamsyah itu harus meminjamkan sertifikat tanahnya. Peristiwa itu terjadi pada 27/10/2003.

“Yusuf Mansur menyuruh saya datang ke kantor Notaris,” tulis Kamal dalam kronologi yang diberikannya kepada wartawan, Sabtu (15/5). Notaris tersebut bernama Mas Ayu Fatimah Sjofjan dengan alamat Jl KH Wahid Hasyim nomor 52, Jakarta Pusat. Kamal mendatangi kantor notaris itu. Setibanya di sana dia melihat Yusuf Mansur sudah tiba lebih dulu bersama seorang wanita tidak dikenal.

“Wanita itulah yang memalsukan tanda tangan ibu saya,” tulisnya. Tanda tangan palsu itu ditemukan di Akta Perjanjian kredit nomor 14. Kamal menulis sebenarnya, Sumarti bisa menyambangi ustadz pendakwah sedekah itu. Sayangnya, Yusuf tidak pernah memintanya untuk datang.

Di kantor notaris, wanita yang tidak dikenal itu mengaku sebagai ibu dari Kamal. “Saya disuruh mengiyakan dia itu ibu saya dihadapan notaris,” tulis Kamal. Sekeluar dari kantor notaris, Kamal dan ibunya tidak diberikan pinjaman yang dijanjikan.

Sertifikat hak milik tanah itu sekarang sudah dijaminkan di PT Bank Asiatik untuk meminjam uang Rp 4 milyar. Akta perjanjian kridit beratasnamakan pengusaha asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Tho Han Ing.

Diketahui pengusaha itu tidak pernah mencicil pinjamannya. “Kreditnya macet pada tahun 2007,” tulis Kamal. Dia mengatakan hal itu mengakibatkan sertifikat Sumarti sekaligus bangunan di atasnya akan dilelang Tim Likuidasi PT Bank Asiatik. Empat buah ruko yang terletak di Jl Daan Mogot Cengkareng, Jakarta Barat ludes. Diprediksi harganya mencapai Rp 10 milyar.

Kamal pernah mengeluarkan uang sebesar Rp 350 juta. Tujuannya untuk mengurus perizinan mendirikan yayasan pendidikan STMIK Mahakarya. Berhasil, perizinan tidak mengalami hambatan. Suatu ketika Yusuf Mansur berbicara kepadanya sedang butuh modal. Sertifikat yang dipegang Kamal diberikan kepada Yusuf. Dia berani meminjamkan sertifikat itu karena berhubungan dekat. “Saya biasa jalan berdua dengannya,” ungkapnya.

“Saya baru ketahui surat-surat izin saya telah dijual Yusuf Mansur,” tulisnya. Lagi-lagi Yusuf Mansur ‘difitnah’ memalsukan tanda tangan Kamal. Kamal mengatakan pihaknya sudah berkali-kali meminta Yusuf Mansur menyelesaikan masalah ini. Penyelesaian secara kekeluargaan juga sudah dilakukan. “Dia selalu berjanji akan menyelesaikan, tetapi sampai sekarang belum diselesaikan,” tuturnya. akhirnya dia melaporkan pendakwah kehebatan sedekah itu ke Bareskrim Polri.

Menanggapi ‘fitnah’ itu, Asisten Yusuf Mansur, Hendi Irawan Saleh, tertawa saja saat dihubungi Republika. Dia meminta wartawan untuk mengubungi wartawan senior. Yusuf Mansur juga tidak menjawab saat telpon selulernya dihubungi pada Sabtu siang. Saat ini laporan soal Yusuf Mansur telah dibuat dengan nomor polisi TBL:/190/V/2010/Bareskrim.

Sumber : rep

Komentar

  • waiting aja ah....ga mau terlalu larut ke dalam hal yang ga di fahami :wait:
  • Urusannya kok rumit banget?
    Biasanya gak gampang lho, kalo mau meng-agunkan tanah..
    Ada survey segala..

    Artinya, yg punya tanah tidak mungkin tidak tahu..
    Ketika tanahnya disurvey.. dan uang dikeluarkan atas nama yg meminjam..
    Begitulah, bila agunannya adalah tanah..

    Fihak Bank sangat berhati-hati untuk urusan kredit agunan tanah..
  • tunggu kelanjutan beritanya ah..:D:D:D
  • iya nich aneh-aneh nggak mungkin semudah itu..
    yang neken kontrak pinjaman harus yang punya surat tanah..
    karana minjennya di Bank, bank kan sangat selektif
  • mmm, coba perhatikan dulu aja deh...
  • menunggu perkembangan berta selantjutnya :wait:
  • di tunggu berita kelanjutannya
  • bener ga sih ini... Sumber beritanya mana... jangan tempel2 tulisan doang....
  • THE ROCK menulis:
    Urusannya kok rumit banget?
    Biasanya gak gampang lho, kalo mau meng-agunkan tanah..
    Ada survey segala..

    Artinya, yg punya tanah tidak mungkin tidak tahu..
    Ketika tanahnya disurvey.. dan uang dikeluarkan atas nama yg meminjam..
    Begitulah, bila agunannya adalah tanah..

    Fihak Bank sangat berhati-hati untuk urusan kredit agunan tanah..

    Berarti menurut anda ini adalah fitnah ya Ndan...
  • belum tahu kepastian beritanya, menyimak aja dulu... :wait:
  • Dituding Gelapkan Sertifikat Rp 10 M | Asisten Ustad Yusuf: Itu Kasus Lama
    [size=large]Ustad Yusuf Mansyur Dipolisikan[/size]
    Minggu, 16 Mei 2010 | 11:09 WIB



    yusufmansur.jpg

    JAKARTA | SURYA - Nama da`i kondang, Ustad Yusuf Mansyur kini menjadi buah bibir di lingkungan kepolisian. Pria muda yang kerap tampil ceramah di televisi ini dilaporkan ke Mabes Polri karena dituding telah melakukan penggelapan sertifikat tanah.

    Penceramah beken yang juga pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Quran, Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang, itu dilaporkan oleh wanita bernama Sumarti ke Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (15/5) siang dengan nomor laporan TBL:/190/V/2010/Bareskrim, atas tuduhan menggelapkan sertifikat tanah yang di atasnya berdiri empat unit rumah toko (ruko) senilai Rp 10 miliar di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

    Menurut Kamal Alamsyah, putra Sumarti, yang mewakili sang ibu, kasus ini bermula 27 November 2003 lalu. Saat itu, kata dia, Ustad Yusuf berjanji akan meminjamkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Sumarti, namun dengan syarat harus meminjamkan sertifikat tanah.

    “Memang saat itu ibu saya sedang membutuhkan dana pinjaman,” ucap Kamal usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Bareskrim Mabes Polri. Dia datang bersama penasihat hukumnya, Muhammad Solihin.

    “Yusuf lantas menyuruh saya datang ke kantor notaris,” tulis Kamal dalam kronologi yang diberikan kepada para wartawan di Mabes Polri, Sabtu (15/5).

    Notaris yang ditemui, kata Kamal, bernama Mas Ayu Fatimah Sjofjan, di Jl KH Wahid Hasyim No 52, Jakarta Pusat. Saat tiba di kantor notaris itu, Kemal melihat Ustad Yusuf sudah lebih dulu datang bersama seorang wanita tak dikenal. Selanjutnya, di hadapan notaris, Kamal disuruh mengakui bahwa wanita tak dikenal itu adalah ibunya. “Saya disuruh mengiyakan bahwa wanita itu adalah ibu saya. Dialah yang memalsukan tanda tangan ibu saya dalam Akta Perjanjian Kredit Nomor 14,” ujar Kamal.

    Setelah keluar dari kantor notaris, Kamal tidak diberikan pinjaman uang sebagaimana yang dijanjikan. Sementara sertifikat hak milik tanah itu sekarang sudah dijaminkan di PT Bank Asiatic (sudah dilikuidasi) untuk meminjam uang Rp 4 miliar.

    Dalam akta penjaminan kredit itu, kata Muhammad Solihin, peminjam diatasnamakan Thio Han Ing, pengusaha yang berdomisili di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

    “Thio Han Ing tidak pernah mencicil pinjaman sehingga kreditnya macet pada tahun 2007. Terus bangunan itu akan dilelang oleh tim likuidasi PT Bank Asiatic. Taksiran harganya Rp 10 miliar,” jelas Solihin.

    Kamal mengaku telah mencoba dengan cara kekeluargaan untuk menyelesaikan kasus ini, tetapi tidak menemui titik temu, sehingga dia memutuskan melapor ke Bareskrim Polri. “Dia selalu berjanji akan menyelesaikan, tetapi sampai sekarang belum diselesaikan,” tuturnya.

    Kasus Lama

    Ketika dihubungi melalui ponselnya, Ustad Yusuf Mansyur tidak mengangkatnya meski ada nada panggil. Demikian juga ketika dikirimkan SMS, penceramah kondang ini tak membalas.

    Ustad Jamil, salah seorang asisten Ustad Yusuf Mansyur, saat dihubungi melalui telepon, Sabtu malam, mengatakan kasus tersebut kasus lama dan sudah diselesaikan kekeluargaan.

    Dia mengakui, antara Ustad Yusuf dan Kamal sebelumnya merupakan sahabat dan rekan bisnis. Keduanya, kata dia, dulunya sama-sama kuliah di IAIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta Selatan. Laporan yang dilayangkan itu, kata Jamil, hanya untuk mencari sensasi.

    Saat diminta untuk berbicara dengan Ustad Yusuf, Jamil beralasan kalau da’i kondang itu sedang berada di Brebes, Jawa Tengah untuk sebuah urusan. Saat diminta nomor ponsel Ustad Yusuf yang lain, Jamil langsung mematikan sambungan telepon. Sedangkan asisten Ustad Yusuf lainnya, Hendi Irawan, mengatakan, apa yang dilaporkan Kamal merupakan fitnah

    Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang dihubungi via telepon mengatakan belum menerima laporan itu. Prinsipnya, kata Edward, setiap laporan akan ditindaklanjuti dan jika terbukti bersalah maka orang yang dilaporkan bisa dijadikan tersangka.

    Ustadz Yusuf Mansyur dikenal sebagai pimpinan Ponpes Darul Quran, Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang, juga pimpinan pengajian Wisata Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melalui perjalanan berliku sampai menjadi ustadz terkenal seperti sekarang.

    Ustadz Yusuf lahir dari keluarga Betawi pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah. Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grogol, Jakarta Barat tahun 1992 ini pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti karena lebih suka balapan motor.

    Pada 1996, dia terjun di bisnis informatika. Namun bisnisnya malah menyebabkan ia terlilit utang miliaran. Gara-gara utang itu pula, Ustadz Yusuf merasakan dinginnya penjara selama dua bulan. Setelah bebas, Ustadz Yusuf kembali mencoba berbisnis tapi gagal lagi dan terlilit utang lagi. Ia pun kembali masuk bui pada 1998.

    Saat di penjara itulah, Ustadz Yusuf menemukan hikmah tentang shodaqoh. Selepas dari penjara, Ustadz Yusuf berjualan es di terminal Kali Deres. Berkat keikhlasan sedekah pula, akhirnya bisnis Ustadz Yusuf berkembang. Tak lagi berjualan dengan termos, tapi memakai gerobak, Ia juga mulai punya anak buah.

    Hidup Ustadz Yusuf mulai berubah saat ia berkenalan dengan polisi yang memperkenalkannya dengan sebuah LSM. Selama kerja di LSM itulah, Ustadz Yusuf membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang, buku yang terinspirasi pengalamannya di penjara saat rindu dengan orangtua. Tak dinyana, buku itu mendapat sambutan luar biasa.

    BERSAMBUNG....
  • Ustadz Yusuf sering diundang untuk bedah buku tersebut. Dari sini, undangan untuk berceramah mulai menghampiri. Di banyak ceramahnya, ia selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contohkisah dalam kehidupan nyata.

    Karier Ustadz Yusuf makin mengkilap setelah bertemu Yusuf Ibrahim, produser PT Virgo Ramayana Record dengan meluncurkan kaset Tausiah Kun Faya Kun, The Power of Giving dan Keluarga.

    Konsep sedekah pula yang membawa suami Siti Maemunah dan ayah tiga anak ini masuk ke dunia seni peran. Melalui acara Maha Kasih yang digarap Wisata Hati bersama SinemArt, ia menyerukan keutamaan sedekah melalui tayangan yang didasarkan pada kisah nyata.

    Ustadz Yusuf juga menggarap film berjudul Kun Fa Yakuun yang dibintanginya bersama Zaskia Adya Mecca, Agus Kuncoro, dan Desy Ratnasari. Film ini merupakan proyek pamungkas dari kegiatan roadshow (ceramah keliling) berjudul sama selama Januari-April 2008.

    Melalui Wisata Hati, ia menyediakan layanan SMS Kun Fayakuun untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang ada. Ia juga menggagas Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA), sebuah program unggulan dan menjadi laboratorium sedekah bagi seluruh keluarga besar Wisata Hati. Donasi dari PPPA digunakan untuk mencetak penghafal Alquran melalui pendidikan gratis bagi dhuafa Ponpes Darul Quran Wisatahati.

    Meski tak sempat menuntaskan kuliah, Ustadz Yusuf bersama dua temannya mendirikan perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika.

    Source ;
  • hmmm..... jadi gitu cerita hidup beliau
  • nah lho gimana nih..:blah:
  • Rada bingung juga, sertifikat tanah dengan nama peminjam (yang mengagunkan) beda, bank bisa ngeluarin kredit,...pantesan bank-nya dilikuidasi

Komentar anda

Lepas gambar/berkas
Komentar yg tidak sesuai judul atau numpang iklan (tersembunyi), akan dihapus atau banned permanen dan akan terhapus semua postingan anda yg ada di forum ini. Gunakan signature untuk menaruh link promosi anda.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori