Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Apa itu Filsafat Hukum dan Teori Hukum!!!!

FILSAFAT HUKUM

Sebagai suatu disiplin spekulatif yg berkenaan dg penalaran2 nya tdk dpt diuji secara rasional (Tammelo).
Sebagai disiplin yg mencari pengetahuan tentang hukum yg benar, hukum yg adil (H.Kelsen).
Sbg refleksi atas dasar2 dr kenyataan, suatu bentuk dr berfikir sistematis yg hanya merasa puas dg hasil2 yang timbul dr pemikiran itu sendiri dan yg mencari hubungan teorikal terefleksi, yg di dlmnya gejal hukum dpt dimengerti dan dpt dipikirkan (D. Meuwissen)
Sebagai disiplin yg mencari pengetahun ttg hakikat (sifat)dr keadilan; ttg bentuk keberadaan transenden dan imanen dr hukum; ttg nilai2 yg di dlmnya hk berperan ttg hubungan antara hk dg keadilan; ttg struktur dr pengetahuan ttg moral dan dr ilmu hukum; ttg hubungan antara hukum dan moral (Darbellay)

Will Durant (The Story of Philosophy):
Filsafat diibaratkan sbg marinir yg merebut pantai untuk pendaratan pasukan infantri. Setelah itu PI (Ilmu) membelah gunung dan merambah hutan menyempurnakan kemenangan itu menjadi pengetahuan.
Semua Ilmu, baik ilmu alam maupun ilmu sosial bermula sebagai filsafat (Filsafat Alam = Fisika; Filsafat moral = Ekonomi

FILSAFAT HUKUM DEWASA INI MEMUSATKAN PADA PENGKAJIAN DWI – TUNGGAL PERTANYAAN INTI

APA LANDASAN MENGIKAT HUKUM.
APA KRITERIA KEADILAN DR KAIDAH HUKUM POSITIF SERTA SISTEM HUKUM SEC.KESELURUHAN

TUJUAN Filsafat Hukum:
REFLEKSI TEORITIS INTELEKTUAL UNTUK MENEMUKAN HAKIKAT DARI ASAS-ASAS HUKUM YANG LAHIR DARI SUATU ATURAN HUKUM.

bersambung.............?????Teori = theoria (bhs latin= perenungan)= thea (bhs yunani=cara atau hasil pandang)

Suatu konstruksi di alam cita atau ide manusia (realitas in abstracto), dibangun dengan maksud untuk menggambarkan secara reflekftif fenomena yang dijumpai di alam pengalaman (= alam yg tersimak bersaranakan indera manusia= realitas in concreto).

TIGA TIPE TEORI

1. Teori Formal. Mencoba menghasilkan suatu skema konsep dan pernyataan dlm masyarakat atau interaksi keseluruhan manusia yg dpt dijelaskan. Berusaha menciptakan agenda keseluruhan untuk praktek teoretis masa depan thd klaim paradigma yg berlawanan. Atau juga berusaha mempunyai karakter yang fondasional, yaitu mencoba untuk mengidentifikasi seperangkat prinsip tunggal yg merupakan landasan puncak untuk kehidupan dan bagaimana semuanya dpt diterangkan
2. Teori Substantif. Teori ini mencoba untuk tidak menjelaskan secara keseluruhan tetapi lebih kepada menjelaskan hal-hal khusus, misalnya: hak pekerja, dominasi politik, perilaku menyimpang.
3. Teori Positivistik. Teori ini mencoba untuk menjelaskan hubungan empiris antara variabel dengan menunjukkan bahwa variabel2 itu dpt disimpulkan dari pernyataan2 teoritis yg lebih abstrak.

Kegunaan Teori Hukum

Menjelaskan (Teori hukum dilaksanakan dg cara menafsirkan sesuatu arti/pengertian, sesuatu syarat atau unsur sahnya suatu peristiwa hukum, dan hirarkhi kekuatan peraturan hukum)
Menilai (Teori Hukum digunakan untuk menilai suatu peristiwa hukum)
Memprediksi (Teori Hukum digunakan untuk membuat perkiraan tentang sesuatu yang akan terjadi)

Teori Ilmu Hukum
Ilmu atau disiplin hukum yang dlm perspektif interdisipliner dan eksternal secara kritis menganalisis berbagai aspek gejala hukum, baik tersendiri maupun dalam kaitan keseluruhan, baik dalam konsepsi teoritisnya maupun dalam kaitan keseluruhan, baik dalam konsepsi teoretisnya maupun dalam pengejawantahan praktisnya, dg tujuan untuk memperoleh pemahaman yg lebih baik dan memberikan penjelasan sejernih mungkin tentang bahan hukum yang tersaji dan kegiatan yuridis dalam kenyataan kemasyarakatan (TIH: Teori Hukum, Hukum dan Logika, Metodologi)TEORI Ilmu Hukum
BERASAL DARI ISTILAH LEGAL THEORY, YURISPRUDENCE, RECHTSTHEORY. (ABAD 19). DIAWALI MINAT FH MENGALAMI KELESUAN KRN TERLALU ABSTRAK & SPEKULATIF. DH TERLALU KONGKRET DAN TERIKAT RUANG DAN WAKTU.
DILATARI DG KEBERADAAN DISIPLIN ILMIAH TTG HUKUM MEMUNCULKAN THE CHALLENGE OF SYNTHESIS (SELZNICK-NONET) = SISTEMATIKAL-METODIKAL-RASIONAL=INTERDISIPLINER
POKOK TELAAH: A) ANALISIS PENGERTIAN HUKUM, PENGERTIAN & STRUKTUR SISTEM HUKUM, SIFAT DAN STRUKTUR KAIDAH HUKUM ATAU ASAS HUKUM; B) METODE PENERAPAN HUKUM; C)EPISTOMOLOGI HK; D) KRITIK THD KAIDAH HUKUM POSITIF
TUGAS TEORI HUKUM (RADBRUCH): MEMBIKIN JELAS NILAI-NILAI SERTA POSTULAT-POSTULAT HUKUM SAMPAI KEPADA LANDASAN FILOSIFISNYA YANG TERTINGGI.TEORI HUKUM ala HANS KELSEN
Tujuan teori hukum adalah untuk mengurangi kekacauan dan kemajemukan menjadi kesatuan.
Teori hukum meru;pakan ilmu pengetahuan mengenai hukum yang berlaku, bukan mengenai hukum yang seharusnya.
Hukummerupakan ilmu pengetahuan normatif, bukan ilmu alam.
Teori hukum sebagai teori tentang norma-norma , tidak ada hubungannya dengan daya kerja norma-norma hukum.
Teori hukum adalah formal, suatu teori tentang cara menata , mengubah isi dengan cara yang khusus.
Hubungan antara teori hukum dan sistem yang khas dari hukum positif adalah hubungan apa yang mungkin dengan hukum yang ada.

Komentar

  • filsafat hukum merupakan dasar dari ilmu hukum...yang mana nantinya dapat di kembangkan menjadi teori hukum. filsafat hukum perkembangannya mengikuti situasi zaman,mengapa demikian agar aturan hukum yg ada tidak ketinggalan zaman...
    lanjutkan.... :blah:
  • nyimak dech lagi kuliah filkum... :think:
  • yang saya tahu cuma istilah kuhp
  • bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum :think:
  • bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum :think:

    Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

    itu salah satunya bang!!!!!
  • lantas bgmn mana pula filsafat hukum yang di gunakan oleh prof.wahyana dharma brata ? :think:
    namaku fachri bukan bambang :mad:
  • lantas bgmn mana pula filsafat hukum yang di gunakan oleh prof.wahyana dharma brata ? :think:
    namaku fachri bukan bambang :mad:

    prof.wahyana dharma brata kurang populer bagi saya......jadi dalam literatur mengenai filsafat hukum saya tidak memakai bukunya prof wahyana???

    saya tau nama sdr fachri tetapi saya tidak ada menyebutkan nama sdr bambang???
  • hujan deras menulis:
    bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum :think:

    Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

    itu salah satunya [size=xx-large]bang[/size]!!!!!

    tuch ada barang buktinya :blah:

    saya masih belum berani mengambil lebih jauh ttg filsafat hukum,selain mmg bth pemahaman yang lebih dalam dari mata kuliah lain pun hal ini tidak semua lecture bisa mengajarkan dengan tepat pada para murid2nya :top: :blah:
  • hujan deras menulis:
    bagaimana menurut filusuf hukum dari dalam negeri ttg filsafat hukum :think:

    Prof. Dr. H. Muchsin, SH. dalam bukunya Ikhtisar Filsafat Hukum Muchsin (Ikhtisar Filsafat Hukum, Cet ke2, Badan Penerbit Iblam Jakarta, 2006, hal.24) menjelaskan dengan cara membagi definisi filsafat dengan hukum secara tersendiri, filsafat diartikan sebagai upaya berpikir secara sungguh-sungguh untuk memahami segala sesuatu dan makna terdalam dari sesuatu itu kemudian hukum disimpulkan sebagai aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, berupa perintah dan larangan yang keberadaanya ditegakkan dengan sanksi yang tegas dan nyata dari pihak yang berwenang di sebuah negara.

    itu salah satunya [size=xx-large]bang[/size]!!!!!

    tuch ada barang buktinya :blah:

    saya masih belum berani mengambil lebih jauh ttg filsafat hukum,selain mmg bth pemahaman yang lebih dalam dari mata kuliah lain pun hal ini tidak semua lecture bisa mengajarkan dengan tepat pada para murid2nya :top: :blah:

    daripada aq panggil BAMBANG lebih cocok KUMBANG...BANG KUMBANG!!!:sorry::sorry:

    gak usah terlalu jauh menguasai filsafat hukum....bicara mengenai filsafat hukum jika kita menguasai AKSIOLOGI, ONTOLOGI dan EPISTOMOLOGI pasti filsafat hukumnya akan mudah mengikuti????:top::top::top:
  • lanjut ndan kita diskus lagi :top:
  • hahahahah...ane ikut ketawa aja deh bang..
  • Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
    Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
    Yang ada, adalah ketetapan hukum..

    Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
    Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
    Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

    Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..
  • THE ROCK menulis:
    Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
    Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
    Yang ada, adalah ketetapan hukum..

    Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
    Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
    Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

    Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

    sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
    advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat :think:
  • THE ROCK menulis:
    Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
    Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
    Yang ada, adalah ketetapan hukum..

    Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
    Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
    Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

    Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

    sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
    advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat :think:

    Andai saja, hukum adalah sesuatu yg pasti..
    Untuk Apa ada Advocat ? ada jaksa ?
    Pasti cuma perlu hakim saja..

    Tetapi karena hukum bisa diterjemahkan menurut masing-masing pemikiran..
    Itulah sebabnya, tidak ada kepastian yg hakiki..

    Kalau memang hukum afdalah sesuatu yg pasti..
    Pasti KUHP dan KUHAP tidak perlu berisi berbagai pasal yg membingungkan buat awam..
    Bila katanya, hukum adalah keadilan untuk semua.. ngapain bahasanya sulit?

    Seharusnya cukup ditulis dalam kitab hukum yg lengkap..
    Misalnya, Pencopet Rp.100 ribu.. hukumannya 1 minggu..
    Pencopet 10 Juta, hukumannya 2 bulan.. dst..
    Juga Korupsi 10 juta hukumannya berapa, korupsi 1 Milyar hukumannya berapa?..

    Mengapa tidak demikian? itulah sebabnya hukum bukan sesuatu yg pasti !

    Tidak semua orang yg jelas bersalah harus dihukum..
    Tidak juga semua orang yg tidak bersalah bebas dari jeratan hukum..

    Itulah, lagi-lagi hukum bukan sesuatu yg pasti.. tidak ada kepastian hukum didunia ini..

    Kalau hukum adalah sesuatu yg pasti, seperti hukum Tuhan..
    Bagaimana mungkin seorang Advocat hebat pun bisa membantu terdakwa?
    Tentunya karena Advocat faham benar celah-celah hukum yg bisa ditempuh..
    Sehingga dia mau dan berani "pasang badan" untuk kliennya..

    Apalagi, kemarin saya baca di New York Times..
    Ada pengacara kondang yg "ngaku" sepak terjangnya..
    "Hotman Paris: Bila Ada Pengacara Mengaku Bersih, Mereka Akan Masuk Neraka"
    Lihat beritanya disini..
    http://www.detiknews.com/read/2010/04/25/165604/1345035/10/hotman-paris-bila-ada-pengacara-mengaku-bersih-mereka-akan-masuk-neraka

    Jadi, siapa yg menyinggung pekerjaan Advocat?
  • advocat ada bukan untuk mencari celah tapi sebagai pengawas hukum dalam mendampingi clientnya.jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya maka advocatlah yang memberikan pembelaan agar semuanya dikembalikan ke pada aturan yang sebenar2nya...dan juga advokat sbg penimbang pantaskan suatu tuntutan itu di tuntutkan kepada klien nya....
    BTW gak usah baca new york times soal si "manusia pedas" dipos kota ato lampu ijo aja ada kok beritanya :ngakak:
    nah pertanyaanya ente skr ngerti HUKUM gak? pesenku hati2 dalam ber opini,karena salah2 opini anda dianggap dapat melecehkan suatu profesi dan hal ini jelas melanggar Hukum positif di indonesia :grin:
  • advocat ada bukan untuk mencari celah tapi sebagai pengawas hukum dalam mendampingi clientnya.jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya maka advocatlah yang memberikan pembelaan agar semuanya dikembalikan ke pada aturan yang sebenar2nya...dan juga advokat sbg penimbang pantaskan suatu tuntutan itu di tuntutkan kepada klien nya....
    BTW gak usah baca new york times soal si "manusia pedas" dipos kota ato lampu ijo aja ada kok beritanya :ngakak:
    nah pertanyaanya ente skr ngerti HUKUM gak? pesenku hati2 dalam ber opini,karena salah2 opini anda dianggap dapat melecehkan suatu profesi dan hal ini jelas melanggar Hukum positif di indonesia :grin:

    Terus terang saya gak terlalu ngerti Hukum..
    Tapi, saya ngerti banget.. mahluk apa yg bergelar Advocat itu..

    Apalagi melihat kelakuan mereka..
    Yg membela artis-artis, yg jadi anggota Dewan.. dll..
    Terus terang, saya termasuk yg muak dengan mereka..

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    Mencari Advocat yg jujur.. kata orang Medan: "seperti mencari ketiak ular..!!"
    Suliit banget..

    Btw, saya gak takut kok.. kalau dituntut atas opini ini..
    Saya berani melawan siapapun mereka..
    Emangnya mereka siapa? kok sensitif banget?
    Saya bukan orang kere Rakyat jelata yg gampang ditakut-takuti !

    Siapa tahu saya malah jadi ngetop.. gara-gara ribut sama Advocat !
    Yaa.. siapa tahu..

    Kalau pun terjadi tuntutan atas Opini ini..
    Saya pasti berani menghadapinya.. soalnya saya tahu..
    Yang ribut soal begini, pasti Advocat bau kencur..
    Mana mungkin Advocat "waras" sempat membaca, apalagi tersinggung..
    Jadi.. siapa takut? mungkin mereka yg takut..
  • THE ROCK menulis:
    advocat ada bukan untuk mencari celah tapi sebagai pengawas hukum dalam mendampingi clientnya.jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya maka advocatlah yang memberikan pembelaan agar semuanya dikembalikan ke pada aturan yang sebenar2nya...dan juga advokat sbg penimbang pantaskan suatu tuntutan itu di tuntutkan kepada klien nya....
    BTW gak usah baca new york times soal si "manusia pedas" dipos kota ato lampu ijo aja ada kok beritanya :ngakak:
    nah pertanyaanya ente skr ngerti HUKUM gak? pesenku hati2 dalam ber opini,karena salah2 opini anda dianggap dapat melecehkan suatu profesi dan hal ini jelas melanggar Hukum positif di indonesia :grin:

    Terus terang saya gak terlalu ngerti Hukum..
    Tapi, saya ngerti banget.. mahluk apa yg bergelar Advocat itu..

    Apalagi melihat kelakuan mereka..
    Yg membela artis-artis, yg jadi anggota Dewan.. dll..
    Terus terang, saya termasuk yg muak dengan mereka..

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    Mencari Advocat yg jujur.. kata orang Medan: "seperti mencari ketiak ular..!!"
    Suliit banget..

    Btw, saya gak takut kok.. kalau dituntut atas opini ini..
    Saya berani melawan siapapun mereka..
    Emangnya mereka siapa? kok sensitif banget?
    Saya bukan orang kere Rakyat jelata yg gampang ditakut-takuti !

    Siapa tahu saya malah jadi ngetop.. gara-gara ribut sama Advocat !
    Yaa.. siapa tahu..

    Kalau pun terjadi tuntutan atas Opini ini..
    Saya pasti berani menghadapinya.. soalnya saya tahu..
    Yang ribut soal begini, pasti Advocat bau kencur..
    Mana mungkin Advocat "waras" sempat membaca, apalagi tersinggung..
    Jadi.. siapa takut? mungkin mereka yg takut..

    saya tidak membela siapa2 disini....ingat FBI adalah FORUM DISKUSI....
    saya hanya beropini sedikit....
    bahwa Pertama kita harus menghormati Profesi seorang Advokat.....
    Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini (Pasal 1 ayat 1 UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat), Jasa Hukum adalah jasa yang diberikan Advokat berupa memberikan konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien.(Pasal 1 ayat 2 UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat),sedangkan Klien adalah orang, badan hukum, atau lembaga lain yang menerima jasa hukum dari Advokat.(Pasal 1 ayat 3 UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat)
    mengenai sikap dan perilaku advocat yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku adalah kesalahan advokat itu sendiri
    dalam forum ini kita berbicara normatif sajalah karena memang sering terjadi antara das sein dan das sollen.....tetapi kita tidak boleh memandang sebelah mata "advokat" karena suatu saat jika kita akan berhadapan dengan hukum maka kita pasti memerlukan jasa "advokat" yang paling penting kita harus bersama-sama mendukung atau berusaha untuk melakukan perbaikan2 sehingga kelakuan Advokat berdasarkan sistem yang ada......
  • THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????
  • hujan deras menulis:
    THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...
  • hujan deras menulis:
    THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...

    siapa bang makhluk yang gak tau tata krama???
  • hujan deras menulis:
    hujan deras menulis:
    THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...

    siapa bang makhluk yang gak tau tata krama???

    kalo gw and kawan kawan biasa menyebut orang ini dengan "U KNOW WHO" :top:
  • hujan deras menulis:
    hujan deras menulis:
    THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...

    siapa bang makhluk yang gak tau tata krama???

    kalo gw and kawan kawan biasa menyebut orang ini dengan "U KNOW WHO" :top:

    :confused::confused::confused::confused:
  • hujan deras menulis:
    hujan deras menulis:
    hujan deras menulis:
    THE ROCK menulis:

    Ngomongin Hukum positif, cuma buang-buang waktu..
    Cara anda menjelaskan, kok sepertinya kita bukan hidup di Indonesia..
    Coba tanya ke sekeliling anda, siapa yg masih percaya Hukum positif?

    ingat bang....Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum.....
    Hukum bertujuan untuk mecapai keadilan....
    coba abang bayangkan jika 5 (lima) menit saja di Indonesia hukum tidak diberlakukan....????apa yang akan terjadi????

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...

    siapa bang makhluk yang gak tau tata krama???

    kalo gw and kawan kawan biasa menyebut orang ini dengan "U KNOW WHO" :top:

    :confused::confused::confused::confused:

    someday loe akan tau...but not now ya... :Top:
  • THE ROCK menulis:
    Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
    Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
    Yang ada, adalah ketetapan hukum..

    Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
    Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
    Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

    Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

    sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
    advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat :think:

    aquu belum jd advokat aja uda tersinggung bacanya...
    bukan celah yaaa,,, kebanyakan og awam mikirnya nyari celah gitu,,,
    pdhl enggak yah,,, sbnrnya org salah pun ssuai HAM ttp pny hak untuk pembelaan diri,,,
    nah q lurusin dikit aja pake bahasa awam,, sederhananya bukan mencari celah, ttp mencari keadilan bagi pihak2 yg berperkara, yg dicari itu keadilannya, sayang,,, keadilan itu r-e-l-a-t-i-f,,, itulah susahnya jd advokat yg baik,,, mesti punya integritas yg kredibil n menjungjung tinggi nilai moral tanpa memuja materi...
  • hujan deras menulis:
    hujan deras menulis:

    harap dimaklum aja komentar2 dari makhluk yang gak tau tata krama...

    siapa bang makhluk yang gak tau tata krama???

    kalo gw and kawan kawan biasa menyebut orang ini dengan "U KNOW WHO" :top:

    :confused::confused::confused::confused:

    someday loe akan tau...but not now ya... :Top:

    i know who... hihihihiii...
  • cute_devil menulis:
    THE ROCK menulis:
    Hukum bukanlah sesuatu yg pasti..
    Makanya saya sering tertawa kalau ada yg minta kepastian hukum..
    Yang ada, adalah ketetapan hukum..

    Perselisihan faham harus diakhiri ketika sudah ada ketetapan hukum..
    Meskipun tidak selalu memuaskan semua fihak..
    Karena hukum bukan sesuatu yg pasti !!

    Disitulah celah untuk para Advocat mencari nafkah..

    sblmnya dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan ketetapan,kepastian dan penetapan dalam bahasa hukum?
    advokat bukan mencari nafkah lewat celah,jika anda berfikir demikian sadarkah anda bahwa anda telah menyinggung profesi advokat :think:

    aquu belum jd advokat aja uda tersinggung bacanya...
    bukan celah yaaa,,, kebanyakan og awam mikirnya nyari celah gitu,,,
    pdhl enggak yah,,, sbnrnya org salah pun ssuai HAM ttp pny hak untuk pembelaan diri,,,
    nah q lurusin dikit aja pake bahasa awam,, sederhananya bukan mencari celah, ttp mencari keadilan bagi pihak2 yg berperkara, yg dicari itu keadilannya, sayang,,, keadilan itu r-e-l-a-t-i-f,,, itulah susahnya jd advokat yg baik,,, mesti punya integritas yg kredibil n menjungjung tinggi nilai moral tanpa memuja materi...

    nila setitik rusak sebelanga....tapi bagi para advokat muda keep taft ya :top:
  • Keren, aku suka tanggapan orang2 positif yang cerdas :D
  • kembali belajar filsafat hukum dan teori hukum sekarang,
  • sapigila menulis:
    kembali belajar filsafat hukum dan teori hukum sekarang,

    iya ndan karena kajian yang paling dalam itu adalah filsafatnya
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori