Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Melongok Hutang Pemerintah

Utang pemerintah pusat Indonesia sampai akhir 2009 tercatat sebesar US$ 169,13 miliar atau setara dengan Rp 1.589,78 triliun. Jumlah ini bertambah sekitar US$ 19,66 miliar dibanding jumlah utang RI 2008 yang sebesar US$ 149,47 miliar atau Rp 1.636,74 triliun.

Jika dilihat dalam mata uang rupiah, nilai utang pemerintah mengalami penurunan dari Rp 1.636,74 triliun pada akhir 2008, menjadi Rp 1.589,78 triliun pada akhir 2009. Ini disebabkan nilai tukar yang menguat dari Rp 10.950/dolar AS di 2008, menjadi Rp 9.400/dolar AS di akhir 2009. Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu .

Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$ 64,93 miliar dan surat berharga US$ 104,2 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 5.401 triliun, maka rasio utang Indonesia tercatat sebesar 29%%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Oktober 2009 adalah:

Bilateral : US$ 41,18 miliar

Multilateral: US$ 21,53 miliar

Komersial : US$ 2,15 miliar

Supplier : US$ 70 juta.

Secara jumlah utang Indonesia memang meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia.

Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio utangnya terhadap PDB:

Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%%)

Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%%)

Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%%)

Tahun 2003: Rp 1.232,04 triliun (61%%)

Tahun 2004: Rp 1.299,50 triliun (57%%)

Tahun 2005: Rp 1.313,29 triliun (47%%)

Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%%)

Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%%)

Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%%)

Tahun 2009: Rp 1.589,78 triliun ( 29 % ).

Dilihat data diatas, sesungguhnya pada tahun 2000 Indonesia secara financial telah mengalami kebangkrutan sehingga opsi yang diambil untuk menghindari kebangkrutan adalah menjual asset2 milik negara seperti privatisasi BUMN. Namun, jika kita lihat lebih jauh, peledakan hutang Indonesia tersebut lebih diakibatkan oleh depresiasi nilai rupiah. Penguatan nilai rupiah secara otomatis akan menurunkan Debt Service rationya.

Tak mengherankan apabila pemerintah saat ini masih berkonsentrasi memanage hutang dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Seperti halnya krisis yang melanda USA tahun 2008, dampaknya memang langsung dirasakan pada sektor perdagangan yang masih bertujuan ke negara adidaya itu. Terganggunya perdagangan akan pula menyebabkan melemahnya permintaan rupiah untuk transaksi dalam negeri dan untuk mengantisipasi hal tersebut, kenaikan BI rate adalah yang ditempuh untuk menahan peredaran uang agar terjadi keseimbangan.

Mungkin sebuah perhitungan yang diambil oleh pemegang otoritas moneter, lebih baik membailout Bank Century dari pada berisiko terdepresiasinya nilai rupiah. Depresiasi 10 % atau rupiah mencapai nilai pada level Rp. 11.000, / US $ adalah peledakan hutang diatas Rp 20 Triliun. Artinya, Rp. 6,7 triliun dianggap investasi untuk menghindarkan peledakan hutang.
«1

Komentar

  • berarti bailout kpd century itu suatu kebijakan yang bagus :think: mohn pencerahannya :wait:
  • [align=justify]

    Kapan nich Hutang - hutang di Lunasin........ :P :P
    [/align]
  • Sebetulnya, ada hal lain yang saya penasaran... Kita kan seriing banget bicara tentang hutang2 negara... Tapi kembarannya kok saya gak pernah dengar yah... (Piutang Negara)...

    Sebetulnya ada berapa sih Piutang Negara kita ke Negara lain ataupun dalam negri? kan penagihan piutung bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurangi hutang...
  • berarti kl bailout century ga dilakukan, bisa makin berabe donk....
    jd bingung
  • terima/cari masukan informasi dari segala sisi, maka kita akan mengerti masalahnya... :top:
  • topazo menulis:
    Sebetulnya, ada hal lain yang saya penasaran... Kita kan seriing banget bicara tentang hutang2 negara... Tapi kembarannya kok saya gak pernah dengar yah... (Piutang Negara)...

    Sebetulnya ada berapa sih Piutang Negara kita ke Negara lain ataupun dalam negri? kan penagihan piutung bisa menjadi salah satu opsi untuk mengurangi hutang...
    top ndan, kritis bgt nih ..
  • kasihan anak cucu kita kelak....
  • Harus bisa menjaga nilai tukar Rp terhadap $ ya?
    :think: hemm...itulah kenapa segala cara di lakukan...
  • [align=justify][size=large]banyak juga ya hutangnya.......

    butuh berapa tahun untuk melunasi nya ya....:think:

    semoga Pemerintah Indonesia segera menyadari....


    :thanks: info nya ndan...
    :)
    [/size]
    [/align]
  • Kalau Century tidak di Bail out, Kepercayaan kepada Bank bisa turun.....dan terjadi Rush...Seperti tahun 1997/1998. Bisa terjadi Krisis keuangan dan akhirnya negara kacau kaya dulu......Itu yang banyak tidak dimengerti oleh.....orang awam. Mereka terprofokasi lawan Politik SBY.....dan yang anti Kemapanan......Begitulah......
  • Yg jelas kita semua (trmasuk anak cucu kita nanti) ikut nanggung hutang. Ini negara penghutang
    terbesar......termasuk korupsinya. Bikin malu kita di mancanegara. Salah kelola, salah kebijakan....
    salah kaprah..... MALU!!!!!!!!!!!!! Bubarnya negara ini rasanya makin dekat aja. Sementara di sana
    banyak makhluk2 vampir yg tertawa senang!
  • Buset deh utangnya banyak bener??? :wow:
  • nice inpo..tapi kapan drama century selesai yah? kasian sinetron ga ada yg nonton...kekekke..
  • jippy menulis:
    Kalau Century tidak di Bail out, Kepercayaan kepada Bank bisa turun.....dan terjadi Rush...Seperti tahun 1997/1998. Bisa terjadi Krisis keuangan dan akhirnya negara kacau kaya dulu......Itu yang banyak tidak dimengerti oleh.....orang awam. Mereka terprofokasi lawan Politik SBY.....dan yang anti Kemapanan......Begitulah......


    Wah wahhhhh lengser jilid dua donk judulnya ntar k.ck.ck.kc
  • Sebenarnya klo boleh saran.......
    Memang saya pun sebenarnya seorang PNS......
    saya tidak keberatan klo gaji saya dipotong 100 rb/ bln nya utk membantu
    pemerintah membyr hutang negara tp dg syarat Penggunaannya hrs benar2
    dan transparan serta satu lagi "jgn pke lama" ya.... maks 1 tahun lah.....

    Let us join Our Hands to help Our Beloved Indonesia

    :top:
  • Bersyukurlah buat Rakyat yang ndak punya utang
  • weeh naik dong utangnya..ini data darimana yahhh..valid ngk..soalnya yang aku tahu utang semakin berkurang
  • maakkkkkkkkk.........banyak bener tu duit..........


    kalo yg ini ga sebanyak itu duitnya.....hehehe http://www.forumbebas.com/thread-111681.html
  • Apapun hutangnya, rakyatlah (swasta) yang akan membayarnya.
    tapi yang sangat menikmati hasil dari hutang adalah.........................?????
  • menunggu kurs tukar rupiyah menguat ampe rp 5000/dolar saja. lumayan...... :top:
  • hutang negara indonesia sampai anak cicit kita tidak akan lunas
  • membandingkan hutang pemerintah dengan PDB itu tidak fair. PDB itu adalah nilai produk semua usaha yg berada di Indonesia. PDB jauh lebih besar dari pendapatan pemerintah/negara. jadi yg fair adalah membandingkan antara hutang dengan pendapatan pemerintah/negara. apakah semakin membesar rasionya?
    Untuk lebih jelasnya lihat di
    http://www.koraninternet.com/webv2/lihatartikel/lihat.php?pilih=lihat&id=18556
  • suruh aja presiden dan pejabat yang digaji selama periode utang itu yang nyicil bayar......
  • gusrus menulis:
    Utang pemerintah pusat Indonesia sampai akhir 2009 tercatat sebesar US$ 169,13 miliar atau setara dengan Rp 1.589,78 triliun. Jumlah ini bertambah sekitar US$ 19,66 miliar dibanding jumlah utang RI 2008 yang sebesar US$ 149,47 miliar atau Rp 1.636,74 triliun.

    Jika dilihat dalam mata uang rupiah, nilai utang pemerintah mengalami penurunan dari Rp 1.636,74 triliun pada akhir 2008, menjadi Rp 1.589,78 triliun pada akhir 2009. Ini disebabkan nilai tukar yang menguat dari Rp 10.950/dolar AS di 2008, menjadi Rp 9.400/dolar AS di akhir 2009. Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu .

    Utang tersebut terdiri dari pinjaman US$ 64,93 miliar dan surat berharga US$ 104,2 miliar. Dengan menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 5.401 triliun, maka rasio utang Indonesia tercatat sebesar 29%%.

    Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Oktober 2009 adalah:

    Bilateral : US$ 41,18 miliar

    Multilateral: US$ 21,53 miliar

    Komersial : US$ 2,15 miliar

    Supplier : US$ 70 juta.

    Secara jumlah utang Indonesia memang meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia.

    Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio utangnya terhadap PDB:

    Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%%)

    Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%%)

    Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%%)

    Tahun 2003: Rp 1.232,04 triliun (61%%)

    Tahun 2004: Rp 1.299,50 triliun (57%%)

    Tahun 2005: Rp 1.313,29 triliun (47%%)

    Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%%)

    Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%%)

    Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%%)

    Tahun 2009: Rp 1.589,78 triliun ( 29 % ).

    Dilihat data diatas, sesungguhnya pada tahun 2000 Indonesia secara financial telah mengalami kebangkrutan sehingga opsi yang diambil untuk menghindari kebangkrutan adalah menjual asset2 milik negara seperti privatisasi BUMN. Namun, jika kita lihat lebih jauh, peledakan hutang Indonesia tersebut lebih diakibatkan oleh depresiasi nilai rupiah. Penguatan nilai rupiah secara otomatis akan menurunkan Debt Service rationya.

    Tak mengherankan apabila pemerintah saat ini masih berkonsentrasi memanage hutang dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Seperti halnya krisis yang melanda USA tahun 2008, dampaknya memang langsung dirasakan pada sektor perdagangan yang masih bertujuan ke negara adidaya itu. Terganggunya perdagangan akan pula menyebabkan melemahnya permintaan rupiah untuk transaksi dalam negeri dan untuk mengantisipasi hal tersebut, kenaikan BI rate adalah yang ditempuh untuk menahan peredaran uang agar terjadi keseimbangan.

    Mungkin sebuah perhitungan yang diambil oleh pemegang otoritas moneter, lebih baik membailout Bank Century dari pada berisiko terdepresiasinya nilai rupiah. Depresiasi 10 % atau rupiah mencapai nilai pada level Rp. 11.000, / US $ adalah peledakan hutang diatas Rp 20 Triliun. Artinya, Rp. 6,7 triliun dianggap investasi untuk menghindarkan peledakan hutang.

    tp itu khan disalahkan oleh DPR
    pdhl seharusnya saat itu dibiarkan aja ........
    klo bangkrut biar DPR yg suruh nanggung (klo mau juga...???)
  • Itu duitnya dihabiskan untuk apaan saja yach... :wait:
    Masuk kekantong siapa yach... :wait:
    Yang sudah dipergunakan sebagaimana mestinya berapa persen yach... :wait:
    Menunggu jawaban yang pasti agar anak cucu bangsa ini tidak pusing melihat tingkah laku para pendahulunya yang pada rakus semuannya... :blah:
  • kykx hutang ntu bakal lunas klo indonesia ngrampok pemilik FB yg mempunyai kekayaan 6 billiun.....hmmmm
  • mumet liat angkanya.... semoga dari pajak bs menutupi dan pasti bs. dgn catatan tidak bocor
  • gimana klo pemerintah kita gak lagi kebijakan ekonomi n moneternya berkiblat pada US yg jelas2 bikin utang kita tambah parah
  • waduh,,, kalau dibliin chip poker dapat berapa M ya??
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori