Contact Us

Krisis bahasa ancam Bangsa Indonesia

[size=medium]Krisis bahasa ancam Bangsa Indonesia [/size]
3 Januari 2010


Medan–Dewasa ini bangsa Indonesia dihadapkan pada krisis bahasa, berupa pemakaian bahasa asing yang tidak proporsional dan pencampurbauran bahasa Idonesia dengan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

Krisis bahasa itu juga disebabkan oleh hilangnya kecintaan terhadap bahasa daerah dan masuknya bahasa asing ke Indonesia dalam layanan umum berupa merek dagang melalui jalur investasi,” kata Kepala Balai Bahasa Medan, Prof Amrin Saragih, di Medan, Minggu.

Ia mengatakan, kini ada anggapan dimasyarakat bahwa satu-satunya jalan untuk selamat dari arus globalisasi adalah dengan penguasaan bahasa asing khususnya Bahasa Inggris.

Bahasa Inggris juga dianggap memiliki daya jual dan daya pengangkat marwah dan wibawa. Itulah sebabnya merek dagang, spanduk, nama perusahaan dan nama hotel atau layanan umum lainnya
hampir semuanya dalam bahasa Inggris.

“Atau merek dagang bercampuraduk antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Ini merupakan salah satu bukti kita mengalami krisis bahasa, juga mengalami krisis identitas atau jati diri karena bahasa Indonesia melambangkan jati diri bangsa,” katanya.

Menurut dia, upaya yang efektif untuk mengatasi krisis bahasa tersebut adalah dengan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap bahasa Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas.

Disamping itu, semua pihak baik politisi, wartawan, kaum intelektual, tokoh masyarakat perlu diberi pemahaman tentang kebijakan kebahasaan yang dibuat oleh pemerintah.

Kebijakan kebahasaan Indonesia adalah menjunjung tinggi bahasa persatuan atau nasional, yakni bahasa Indonesaia dan menjadikannya sebagai bahasa pergaulan yang lebih luas secara kuantitatif dan kualitatif.

Kebijakan tersebut, tambah dia, tidak memusuhi bahasa asing, tetapi menempatkan peran bahasa asing pada posisi yang proporsional sebagai bahasa pengantar untuk komunikasi antar bangsa.

Sementara bahasa daerah juga menempati proporsi yang sesuai sebagai bahasa pergaulan didalam suku yang sama dan pemerkaya bahasa Indonesia.

“Dengan memahami kebijakan kebahasaan itu, bangsa Indonesia akan meningkatkan apresiasinya terhadap bahasa Indonesia dan memiliki ketahanan kebahasaan yang akan menghindarkan kita dari krisis identitas,” katanya.


Sumber
«134

Komentar

  • Krisis bahasa :wow:

    Semoga bahasa Indonesia tetap yg utama

    :think: tapi kayaknya susah soalnya bahasa Indonesia sering dicampur dengan bahasa Inggris dan daerah
  • kadang ada yg malah aneh.....

    anak muda sekarang malah bnyak yg pakai bahas gaul.....:pusing:
  • para pakar bhs indonesia jg harus kerja keras utk mencarikan padanan kata yg tepat utk beberapa kata atau istilah yg diambil dari asing...
    dan padanan tsb harus bisa diterima semua pihak...
    istilah sangkil dan mangkus (efektif dan efisien) aja sangat jarang dipake orang,
    karena terdengar aneh...
    begitu jg kudapan (snack), pelantang (mikropon), layan dokumen (fotokopi)...
    silahkan yg lain tambahin...
  • Bahasa memang paling bisa adaptasi, saling mempengaruhi.
  • kita sih berharap bahasa indonesia bisa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri,biarpun kayaknya agak susah mengingat anak muda sekarang juga merasa lebih keren kalo pake bahasa inggris ataupun bahasa gaul.jadi pr buat instansi terkait
  • fbi harus jadi contoh yg baik, jgn budayakan bahasa alay
  • menurut kakak iparku.... bahasa indonesia terbagi 4 bagian.....

    1. bahasa indonesia yang baik dan benar.... biasanya dipake untuk skripsi dsb
    2. bahasa gaul... pokoknya aneh-aneh dah
    3. bahasa sehari-hari... biasa campur bahasa daerah, pokoknya tidak ada s-p-o-k-nya
    4. bahasa politik... biasanya dibuat begitu enak didengar padahal maksudnya jelek...

    namun mungkin sekarang ini bertambah menjadi
    5. bahasa kagok.... bahasa inggris yang kagok... alias bisa english cuma separo
  • Gw stuju bgd ma posting utama. Skarang orang lbih suka ngomong Inggris (walau compang-
    camping) biar kliatan keren (padahal otaknya tung2). Gw mah keqi bgd ngedengerna. :pusing:
    Gw jadi kasian sama Bahasa Indonesia. :cry:

    Dmkianlah watak orang Indonesia, gmpang dipngaruhin...
  • Setuju sama posting utama..
    Bahasa Daerah adalah bahasa yang sudah ada sejak kita lahir di daerah itu,sudah selayaknya kita menggunakan,dan mengadaptasikannya karena itu bisa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia yang memiliki berbagai macam bahasa daerah dan saya yakin setiap kebudayaan di daerah manapun pasti memberikan dampak yang positif.. inilah Indonesia berbagai macam kebudayaan yang bersatu,walaupun saya bisa bahasa Inggris,jika diminta memilih,saya tetap akan memilih bahasa Daerah!
  • sudah saatnya pemerintah menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa, terutama bahasa persatuan sejak dini kepada para calon penerus bangsa
  • Harus ada langkah dari pemerintah, seperti perencanaan bahasa yang teratur,
  • Tapi kalau kita mau melihat faktanya..
    Sebuah bangsa bisa menjadi besar bukan semata karena bahasanya..

    Lihat Amerika yg bahasa Inggrisnya yg ngawur menurut orang Inggris..
    Australia juga begitu.. sangat berbeda dengan bahasa yg "benar" menurut British..
    Lihat juga Singapore dengan bahasa inggris campur logat Chinese..
    Malaysia, sehari-hari pakaicampuran semaunya.. Melayu Inggris..
    Filiphina juga sami mawon..

    Apakah dengan begitu.. kita merendahkan Bangsa mereka?
    Apakah mereka terpuruk karena bahasa yg amburadul?
    Jawabnya kita sendiri bisa melihat dengan jelas..

    Justru kita (pemerintah) yg sok mempertahankan bahasa.. tapi setengah hati..

    Coba perhatikan bahasa para Pejabat pusat sampai daerah.. berapa banyak yg ngawur..
    Sampai hari ini belum ada perusahaan yg mempersyaratkan bahasa Indonesia untuk pegawainya..
    Semuanya mempersyaratkan kemampuan bahasa Inggris minimal pasif.

    Saya malah sangat prihatin bila ada pejabat yg tidak mampu berbahasa Inggris..
    Banyak ditemui (sampai hari ini) Menteri yg tidak bisa berbahasa Inggris !!
  • kalo kota mungkin banyak yang campur sari tapi kalau daerah masih dengan bahasa daerah n ketemu orang asing tetap dengan bahasa Indonesia...
  • mubgkin memang karena reformasi yang telalu keblabasan!!!jdi mereka serap smwa bhasa tnpa mereka sadari orisinilitas dari BAHASA itu...mungkin karena biar beken,gaul, ga jadul,....dsb.... kita selayaknya harus bangga dengan bahasa indonesia yg kita gunakan..
    :)
  • Itulah kita, yang punya ngga dijaga. Nanti bila di kalim oleh bangsa lain kebakaran jenggot ngamuk2
  • nasri menulis:
    [size=medium]Krisis bahasa ancam Bangsa Indonesia [/size]
    3 Januari 2010


    Medan–Dewasa ini bangsa Indonesia dihadapkan pada krisis bahasa, berupa pemakaian bahasa asing yang tidak proporsional dan pencampurbauran bahasa Idonesia dengan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

    Krisis bahasa itu juga disebabkan oleh hilangnya kecintaan terhadap bahasa daerah dan masuknya bahasa asing ke Indonesia dalam layanan umum berupa merek dagang melalui jalur investasi,” kata Kepala Balai Bahasa Medan, Prof Amrin Saragih, di Medan, Minggu.

    Ia mengatakan, kini ada anggapan dimasyarakat bahwa satu-satunya jalan untuk selamat dari arus globalisasi adalah dengan penguasaan bahasa asing khususnya Bahasa Inggris.

    Bahasa Inggris juga dianggap memiliki daya jual dan daya pengangkat marwah dan wibawa. Itulah sebabnya merek dagang, spanduk, nama perusahaan dan nama hotel atau layanan umum lainnya
    hampir semuanya dalam bahasa Inggris.

    “Atau merek dagang bercampuraduk antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Ini merupakan salah satu bukti kita mengalami krisis bahasa, juga mengalami krisis identitas atau jati diri karena bahasa Indonesia melambangkan jati diri bangsa,” katanya.

    Menurut dia, upaya yang efektif untuk mengatasi krisis bahasa tersebut adalah dengan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap bahasa Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas.

    Disamping itu, semua pihak baik politisi, wartawan, kaum intelektual, tokoh masyarakat perlu diberi pemahaman tentang kebijakan kebahasaan yang dibuat oleh pemerintah.

    Kebijakan kebahasaan Indonesia adalah menjunjung tinggi bahasa persatuan atau nasional, yakni bahasa Indonesaia dan menjadikannya sebagai bahasa pergaulan yang lebih luas secara kuantitatif dan kualitatif.

    Kebijakan tersebut, tambah dia, tidak memusuhi bahasa asing, tetapi menempatkan peran bahasa asing pada posisi yang proporsional sebagai bahasa pengantar untuk komunikasi antar bangsa.

    Sementara bahasa daerah juga menempati proporsi yang sesuai sebagai bahasa pergaulan didalam suku yang sama dan pemerkaya bahasa Indonesia.

    “Dengan memahami kebijakan kebahasaan itu, bangsa Indonesia akan meningkatkan apresiasinya terhadap bahasa Indonesia dan memiliki ketahanan kebahasaan yang akan menghindarkan kita dari krisis identitas,” katanya.


    Sumber

    bukan cuma krisis bahasa yang terjadi d negara kita tapi juga krisis tata krama dalam bernegara
  • krisis bahasa memang menjadi keprihatinan kita, tapi disamping ancaman bahasa asing, justru yang paling mengancam adalah bahasa gaul. kalo bahasa asing sih kita juga sadar kalo itu memang perlu dan penting dan tentu saja dengan penggunaan yang sesuai dengan konteksnya sehingga bahasa asing digunakan hanya untuk alasan komunikasi bukan cuma sekedar gengsi..nah justru yang terjadi sekarang banyak diantara kita yang menenpatkan "barat" sebagai kiblat modernitas, sehingga bahasa inggris dianggap sebagai simbol moderinitas itu sendiri, pada akhirnya keluar dari esensinya....CMIIW
  • Saya prihatin juga dengan penggunaan bahasa asing yang berlebihan...
    para pelaku usaha seringkali menggunakan tulisan asing untuk memperkenalkan kepada umum dagangannya...
    ..Bintaro Hill..kebayoran regency...seolah-olah tidak ada bahasa indonesia yang cocok untuk
    mengangkat nama barang dagang,

    kita coba mulai dari diri kita sendiri saja dulu...untuk selalu membiasakan menggunakan istilah
    istilah dalam negeri ..
  • Sebenarnya tidak masalah kok menggunakan bahasa yang campur2, gimana pun juga masyarakat indonesia hrs belajar untuk meguasai bahasa asing terutama bahasa yang srg digunakan sbg bahasa perdagangan antar mancanegara, dan pembelajaran itu kan ga lgs, jd perlu proses pembiasaan diri ut mengganti bahasa sehari2 dgn bahasa asing.

    Jadi...kl susah untuk berbicara bhsa asing secara aktif kenapa ngga qta coba untuk mencampur agar lama kelamaan lidah kita terbiasa dan menguasai bahasa asing trsbt, Bangga juga kok trnyta org Indonesia skrg lbh maju dan berani bereksplorasi.

    :top::top::top: :peace:
  • Kasian sekali

    indonesia terlalu banyak bahasa
  • @ The Rock :
    jika kita liat bangsa2 yang disebutkan dia atas..
    mereka mereka memakai bahasa inggris karena mereka dalam sejarahnya dijajah inggris/dikuasai oleh inggris selama bertahun2 sehingga wajar mereka menjadikan bahasa inggris menjadi bahasa nasionalnya...
    mereka termasuk negara2 commonwealth (persemakmuran) inggris...
    tapi coba liat jepang, cina, korea, bahkan negara2 eropa banyak yang tidak yang warga negaranya yang tidak bisa berbahasa inggris...
    bahkan orang inggris atau orang bangsa lain mau tidak mau harus belajar bahasa negara itu jika ingin menetap di negara itu..
    bukan warga negara yang bersangkutan yang harus menyesuaikan diri dengan orang asing, tapi orang asing harus menyesuaikan diri dengan negara tersebut..
    selama ada kemauan dan tindakan maka kita bisa menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri..
  • lho..
    bahasa indonesia kan sifatnya fleksibel..

    jadi sebenarnya tergantung pada penafsiran sendiri tentang kata yang dipakai..
    saya aja kadang nyampur pake bahasa daerah..
    :peace:
  • SETUJU, GUNAKAN BAHSA iNDONESIA DENGA BAIK, JANGAN DICAMPUR CAMPUR DENGAN BAHASA INGGRIS, CONTOH MATERIAL INDUK AJA SEKARANG LEBIH ENAK DENGAN BASE METAL
  • cP blNg bHSa qT praH, bktny q asik" j pK bhSa cPT ny ...

    Selain bahasanya yang tidak mengikuti tata bahasa yang benar, tulisannya juga tidak kalah rusaknya. Inikah identitas Bangsa Indonesia saat ini ?
  • Tirulah Indonesia Gan !
    Seorang warga Malaysia mengaku iri ketika di Bandung ia melihat orang Indonesia memperlakukan bendera....
    Aku Bangga Menjadi Warga Indonesia...

    O... y Gan Ada Ariel BCL Juga Loe Gan...
    Jadilah Anda Orng Yang Pertama Melihatnya.....
  • tambah lage dg adanya bahasa gaul
  • no offense yah, kalo gw pribadi tidak mempermasalahkan banyaknya generasi muda yg berbondong2 les bhs asing untuk penguasaannya krn mmg tdk bs dihindari yg namanya dunnia kerja pasti bahasa global dijadikan syarat, yg terpenting penguasaan tiap individu thd bahasa negara sendiri tdk berkurang, banyak kan penulis2 yg menggunakan bahasa indonesia dgn baik n bener,,, ;)
  • ngak papalah kita ngak rugi juga, yg penting komunikasi dan hubungan antara manusia bisa berjalan dengan baik..Ok!

Tinggalkan sebuah Komentar

Komentar yg tidak sesuai judul atau numpang iklan (tersembunyi), akan dihapus atau banned. Gunakan signature untuk menaruh link promosi anda

Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori